Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Unsur yang Memengaruhi Percampuran Kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia

Kompas.com - 06/12/2022, 12:00 WIB
Vanya Karunia Mulia Putri

Editor

Oleh: Ani Rachman, Guru SDN No.111/IX Muhajirin, Muaro Jambi, Provinsi Jambi

 

KOMPAS.com - Interaksi sosial yang terjadi sejak zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia menyebabkan terjadinya percampuran kebudayaan.

Setidaknya ada tujuh unsur yang memengaruhi percampuran kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia, yakni:

  • Sistem kepercayaan
  • Sistem teknologi (bangunan)
  • Bahasa dan tulisan
  • Pemerintahan
  • Pengetahuan tentang penanggalan (kalender)
  • Seni sastra
  • Relief dan Arca.

Sistem kepercayaan

Kepercayaan tradisional yang sudah ada sejak masuknya kebudayaan Hindu-Buddha menghasilkan unsur kebudayaan baru.

Misalnya fungsi candi sebagai tempat ibadah memperlihatkan adanya pergeseran. Di India, candi digunakan sebagai tempat pemujaan.

Sementara di Indonesia, candi tidak hanya digunakan sebagai tempat pemujaan, melainkan tempat penyimpanan abu jenazah biasanya raja.

Sistem teknologi (bangunan)

Ilustrasi Candi Prambanan.SHUTTERSTOCK/WINDU_DOLAN Ilustrasi Candi Prambanan.

Di Indonesia, seni bangunan India diserap dan disesuaikan dengan keadaan setempat, sehingga menghasilkan bangunan candi yang berbeda dengan di India.

Baca juga: Pengaruh Hindu-Buddha dalam Bidang Kesenian

Pedoman pembangunan candi mengacu pada kitab Silpasastra, yang menguraikan dasar-dasar pembuatan candi.

Pembangunan candi juga berhubungan dengan bangunan punden berundak yang merupakan bangunan asli Indonesia pada zaman praaksara.

Bentuk candi banyak ditemukan di daerah di Indonesia, misalnya di Jawa Tengah ada Candi Borobudur yang bercorak Buddha, dan Candi Prambanan bercorak Hindu.

Tidak hanya candi, teknologi pembuatan bangunan juga berupa petirtaan dan gapura bentar.

Candi di Jawa Tengah dan Jawa Timur memiliki perbedaan arsitektur serta bahan pembuatannya.

Ini menunjukkan betapa tingginya teknologi yang telah dikenal masyarakat saat itu, dalam hal pembuatan candi sebagai tempat ibadah.

Baca juga: Pengaruh Kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia

Bahasa dan tulisan

Prasasti Kedukan Bukit adalah salah satu peninggalan sejarah bercorak Buddha di Indonesia.Wikipedia.org Prasasti Kedukan Bukit adalah salah satu peninggalan sejarah bercorak Buddha di Indonesia.

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Mengapa Pelaku Usaha Harus Tahu Pesaingnya?

Mengapa Pelaku Usaha Harus Tahu Pesaingnya?

Skola
Inflasi: Pengertian dan Contohnya

Inflasi: Pengertian dan Contohnya

Skola
4 Faktor Penyebab Permasalahan Gender

4 Faktor Penyebab Permasalahan Gender

Skola
Candrane Perangan Awak

Candrane Perangan Awak

Skola
Cacading Awak Bahasa Jawa

Cacading Awak Bahasa Jawa

Skola
Munggah Kabiasaane Awak Bahasa Jawa

Munggah Kabiasaane Awak Bahasa Jawa

Skola
Arane Pegawean Basa Jawa

Arane Pegawean Basa Jawa

Skola
4 Wujud Diferensiasi Sosial beserta Penjelasannya

4 Wujud Diferensiasi Sosial beserta Penjelasannya

Skola
Stratifikasi Sosial dan Sifatnya

Stratifikasi Sosial dan Sifatnya

Skola
Lapisan Matahari beserta Penjelasannya

Lapisan Matahari beserta Penjelasannya

Skola
Cara Mengubah Active Voice ke Passive Voice

Cara Mengubah Active Voice ke Passive Voice

Skola
Unsur-unsur Komunikasi Intrapersonal

Unsur-unsur Komunikasi Intrapersonal

Skola
3 Bedanya El Nino dan La Nina, Apa Saja?

3 Bedanya El Nino dan La Nina, Apa Saja?

Skola
Majas Pleonasme: Pengertian dan Contohnya

Majas Pleonasme: Pengertian dan Contohnya

Skola
Hafal atau Hapal, Mana Penulisan yang Benar?

Hafal atau Hapal, Mana Penulisan yang Benar?

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com