Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/12/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Pantun termasuk puisi lama, di mana penyusunannya masih terikat aturan yang baku juga sahih.

Meski sudah digunakan sejak zaman dahulu, keberadaan pantun saat ini masih terus dilestarikan dalam berbagai tradisi atau upacara adat.

Dikutip dari buku The Learning Cell dalam Pembelajaran Menulis Pantun (2021) oleh Wiji Astuti, berikut pengertian pantun:

"Pantun adalah puisi yang terdiri dari empat baris, di mana tiap barisnya memuat 8 hingga 12 suku kata. Baris pertama dan kedua disebut sampiran, baris ketiga dan empat dinamakan isi."

Dilansir dari buku EYD Saku + (2009) karya E. Waridah, berikut ciri-ciri pantun:

  • Tiap bait terdiri atas empat baris atau larik
  • Memuat 8 hingga 12 suku kata
  • Rima akhir tiap baris adalah a-b-a-b
  • Baris pertama dan kedua merupakan sampiran
  • Baris ketiga dan keempat adalah isi.

Baca juga: Contoh Pantun tentang Menjaga Kesehatan

Contoh pantun bertemakan menjaga lingkungan

Pantun bisa dibuat dari berbagai tema. Salah satu contohnya, yakni pantun ajakan menjaga lingkungan.

Buatlah satu contoh pantun ajakan menjaga lingkungan

Berikut contoh pantun ajakan menjaga lingkungan:

  • Contoh 1:

Pergi ke pasar membeli kenari
Ternyata sudah ada yang punya
Jika lingkungan alam lestari
Sudah tentu nikmat rasanya

  • Contoh 2: 

Kepada ayah adik memohon
Agar diberi uang jajan
Ayo kita menanam pohon
Supaya tidak banjir saat hujan

  • Contoh 3:

Makan nasi kucing di angkringan
Pulangnya ketemu pak lurah
Rajinlah menjaga lingkungan
Demi masa depan yang lebih cerah

  • Contoh 4:

Retno dan Amir pergi ke Kenya
Pulangnya membawa nasihat
Ayo buang sampah pada tempatnya
Supaya lingkungan bersih dan sehat

Baca juga: Pantun: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+