Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jenis-jenis Kelenjar dalam Sistem Endokrin 

Kompas.com - 18/10/2022, 17:00 WIB
Serafica Gischa

Editor

Oleh: Ani Rachman, Guru SDN No.111/IX Muhajirin, Muaro Jambi, Provinsi Jambi 

 

KOMPAS.com - Sistem endokrin adalah suatu sistem dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk mensekresikan hormon.

Di mana hormon berfungsi untuk mengatur seluruh kegiatan organ-organ dalam tubuh manusia sesuai dengan yang dibutuhkan organ tersebut.

Hasil sekresi berupa hormon langsung diangkut dalam pembuluh darah tanpa melalui saluran (duktus).

Adapun fungsi hormon dalam tubuh adalah sebagai pengatur metabolisme, pertumbuhan, dan perkembangan reproduksi.

Baca juga: Kelenjar Keringat: Ekrin dan Apokrin

Sistem endokrin terdiri dari beberapa kelenjar. Kelenjar-kelenjar dalam sistem endrokin, sebagai berikut: 

  • Kelenjar hipofisis

Kelenjar hipofisis atau kelenjar piuitari terletak dalam rongga tulang sfenoid. Kelenjar hipofisis disebut juga dengan master of glands karena menghasilkan macam-macam hormon yang mengatur kelenjar lain.

Peranan kelenjar hipofisis terlihat pada pertumbuhan tulang, mengatur keseimbangan air, dan mempengaruhi sekresi air susu.

  • Kelenjar tiroid (kelenjar gondok)

Kelenjar gondok terletak pada leher bagian bawah dan berperan dalam memproduksi hormon tiroksin.

Selain itu, kelenjar tiroid juga memproduksi hormon yang penting dalam proses metabolisme, pertumbuhan, dan oksidasi tubuh.

Kelenjar paratiroid atau kelenjar anak gondok mensekresikan parathormon (PTH). Kelenjar anak gondok terdiri atas empat struktur kecil menempel di bagian permukaan belakang kelenjar tiroid. Fungsi dari hormon PTH untuk metabolisme kalsium dan fosfat dalam darah.

Baca juga: Mengenal Kelenjar Pencernaan

  • Kelenjar anak ginjal (kelenjar adrenal)

Kelenjar adrenal atau yang biasa disebut kelenjar anak ginjal terletak di bagian atas ginjal. Struktur anatomi dari kelenjar adrenal terdiri atas medula adrenal dan korteks adrenal.

Medula adrenal menghasilkan kelenjar epinefrin yang berfungsi meningkatkan kerja jantung dan mengatur kadar gula dalam darah. Korteks adrenal mengeluarkan hormon glukokortikoid dan mineralokortikoid.

  • Kelenjar pankreas (kelenjar langerhans)

Kelenjar pankreas menghasilkan hormon insulin dan glukagon. Kedua hormon tersebut berfungsi mengatur kadar gula darah dalam tubuh (glukosa).

Hormon insulin berfungsi mengubah glukosa menjadi glikogen, sedangkan hormon glukagon berfungsi merubah glikogen atau gula otot menjadi glukosa.

 

Suka baca tulisan-tulisan seperti ini? Bantu kami meningkatkan kualitas dengan mengisi survei Manfaat Kolom Skola

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

14 Unsur Tatahan dalam Wayang Kulit

14 Unsur Tatahan dalam Wayang Kulit

Skola
Pengertian 'Lakon' dan Jenisnya dalam Pementasan Wayang Purwa

Pengertian "Lakon" dan Jenisnya dalam Pementasan Wayang Purwa

Skola
Pengertian 'Sanggit' dalam Dunia Pewayangan

Pengertian "Sanggit" dalam Dunia Pewayangan

Skola
Kisah Perang Bharatayuddha dalam Pewayangan Jawa

Kisah Perang Bharatayuddha dalam Pewayangan Jawa

Skola
Mengenal Tokoh Wayang Togog

Mengenal Tokoh Wayang Togog

Skola
Karakter Tokoh Dewi Sinta dalam Versi Ramayana

Karakter Tokoh Dewi Sinta dalam Versi Ramayana

Skola
Penokohan dalam Cerita Wayang Ramayana beserta Karakternya

Penokohan dalam Cerita Wayang Ramayana beserta Karakternya

Skola
Mengenal Pewayangan Mahabharata

Mengenal Pewayangan Mahabharata

Skola
Apa Itu Komunikasi Bencana?

Apa Itu Komunikasi Bencana?

Skola
Pengertian Pasar Global dan Ciri-cirinya

Pengertian Pasar Global dan Ciri-cirinya

Skola
Instrumen Perlindungan Hak Asasi PBB

Instrumen Perlindungan Hak Asasi PBB

Skola
Ciri-ciri Teks Argumentasi, Apa Saja?

Ciri-ciri Teks Argumentasi, Apa Saja?

Skola
Mengenal Cerita Fiksi dan Nonfiksi

Mengenal Cerita Fiksi dan Nonfiksi

Skola
Kalimat Majemuk Setara: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Kalimat Majemuk Setara: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Skola
Bedanya Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif

Bedanya Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com