Kompas.com - 11/08/2022, 15:30 WIB

Oleh: Rina Kastori, Guru SMP Negeri 7 Muaro Jambi, Provinsi Jambi

 

KOMPAS.com - Pada saat terjadi kegiatan ekspor dan impor barang atau jasa, uang yang digunakan sebagai alat pembayaran berupa devisa.

Devisa adalah semua barang yang dapat dipakai sebagai alat pembayaran internasional atau antarnegara, serta dapat diterima oleh dunia internasional. Devisa dapat berupa wesel asing, cek, valuta asing, emas batangan, surat-surat berharga, dan sebagainya.

Jika sebuah negara memiliki devisa yang setiap tahunnya selalu bertambah, maka kegiatan ekonomi negara tersebut dapat dikatakan berkembang.

Pada dasarnya setiap penduduk atau perusahaan dapat dengan bebas memiliki atau menggunakan devisa. Akan tetapi, Bank Indonesia berhak mengadakan pengawasan terhadap kegiatan lalu lintas devisa yang dilakukan oleh warga negara Indonesia.

Transaksi yang dilakukan oleh penduduk antarnegara biasanya menggunakan jasa perantara, yaitu bank devisa. Bank-bank devisa yang memperjualbelikan surat-surat wesel luar negeri umumnya mempunyai rekening pada bank-bank di berbagai negara.

Baca juga: Pembayaran dalam Perdagangan Internasional

Di Indonesia terdapat lembaga yang bertugas mengawasi devisa, yaitu Biro Lalu Lintas Devisa (BLLD). Penggunaan devisa, baik yang dilakukan oleh swasta maupun pemerintah, perlu diawasi.

Hal tersebut untuk mencegah adanya penghamburan devisa. BLLD didirikan dengan tugas untuk mengawasi penggunaan devisa dan berusaha menambah pemasukan devisa.

Jenis-jenis devisa

Devisa yang dimiliki suatu negara ada dua macam, yaitu devisa umum dan devisa kredit. Berikut penjelasannya: 

  • Devisa umum

Devisa umum merupakan devisa yang diperoleh dari hasil ekspor, penjualan jasa, atau bunga modal. Misalnya, eksportir yang menjual barang ke luar negeri akan menerima devisa umum sebesar 90 persen dari hasil ekspornya, sedangkan yang 10 persen disetor ke pemerintah sebagai bea ekspor.

Halaman:
Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.