Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Jenis-jenis Buah dan Bentuk Adaptasinya

Kompas.com - 09/08/2022, 11:00 WIB
Syifa,
Vanya Karunia Mulia Putri

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Penyerbukan yang terjadi pada bunga akan diikuti proses pembuahan. Saat itulah, bakal buah akan tumbuh menjadi buah.

Menurut Reece, dkk dalam buku Campbell Biology (2008), saat biji berkembang dari bakal biji setelah proses pembuahan, dinding ovarium akan menebal, dan ovarium matang berubah menjadi buah.

Jenis buah

 

Secara umum, buah terbagi menjadi dua, yaitu:

Buah berdaging

Terbentuk karena dinding ovarium menjadi lunak selama proses pematangan.

Contoh buah berdaging, antara lain tomat, plum, anggur, dan lain-lain. Buah berdaging umumnya tidak pecah saat sudah matang.

Buah kering

Jenis buah ini termasuk kacang-kacangan dan biji-bijian.

Baca juga: Jenis-Jenis Buah Berdasarkan Tingkat Kematangannya

 

Beberapa buah kering terbelah saat matang untuk melepaskan bijinya. Biji-bijian, seperti sereal, jagung, padi, dan gandum sering disalahartikan sebagai biji. Padahal merupakan buah dengan penutup luar yang kering.

Adaptasi buah

Keberlangsungan adaptasi buah dan biji sering membantu proses penyebaran biji.

Benih pada sejumlah tanaman berbunga, seperti dandelion dan maple, memiliki buah yang berfungsi seperti parasut atau baling-baling. Ini merupakan adaptasi bagi penyebaran benih oleh angin.

Beberapa tumbuhan angiospermae memiliki buah dengan duri menempel di sekelilingnya. Sementara tumbuhan lainnya menghasilkan buah yang dapat dimakan, biasanya bergizi, rasanya manis, serta berwarna cerah untuk menunjukan kematangannya.

Bagian buah yang lain

Dikutip dari buku Morfologi Tumbuhan (2016) karya Gembong Tjitrosoepomo, pada pembentukan buah, sering kali ada bagian lain yang ikut tumbuh menjadi bagian buah.

Beberapa bagian tersebut adalah:

Daun pelindung

Pada jagung, daun pelindung bunga tidak gugur seperti tumbuhan lainnya, melainkan ikut tumbuh menjadi pembungkus tongkol jagung.

Baca juga: Penyebab Buah Manis dan Asam

Kepala putik

Salah satu contohnya, buah manggis. Kepala putik ikut tumbuh menjadi bagian buah dan biasanya menunjukan jumlah ruangan dalam buah manggis tersebut.

Tangkai bunga

Bagian ini biasanya menjadi besar, tebal berdaging, dan menjadi bagian buah yang dapat dimakan. Contohnya buah jambu mete (Anacardium occidentale L.). Sedangkan buah yang sesungguhnya jauh lebih kecil, berkulit keras, dan berada di ujung.

Kelopak bunga

Saat pembentukan buah, kelopak bunga tumbuh menjadi bagian yang menyelubungi buah sebenarnya. Sehingga buah tersebut tidak terlihat dari luar. Contohnya ciplukan (Physalis minima L.).

Tenda bunga atau ibu tangkai

Contohnya buah nangka. Ibu tangkai dan semua tenda bunganya tumbuh sedemikian rupa, sehingga seluruh perbungaan seakan terlihat menjadi satu buah saja.

Baca juga: Tujuan Memilih dan Mengolah Buah dengan Cara yang Benar

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Serat Wulangreh Pupuh Megatruh

Serat Wulangreh Pupuh Megatruh

Skola
Pengertian Paguyuban beserta Jenis dan Contohnya

Pengertian Paguyuban beserta Jenis dan Contohnya

Skola
Fakta dari Serat Wulangreh

Fakta dari Serat Wulangreh

Skola
4 Faktor Pendorong Interaksi Sosial

4 Faktor Pendorong Interaksi Sosial

Skola
8 Nama Ibu Kota Negara Bagian di Australia

8 Nama Ibu Kota Negara Bagian di Australia

Skola
4 Ciri Negara yang Menganut Asas Kedaulatan Rakyat

4 Ciri Negara yang Menganut Asas Kedaulatan Rakyat

Skola
Apa Itu Dampak Afektif, Kognitif, dan Konatif Komunikasi?

Apa Itu Dampak Afektif, Kognitif, dan Konatif Komunikasi?

Skola
Perbedaan Singkatan dan Akronim, Apa Sajakah Itu?

Perbedaan Singkatan dan Akronim, Apa Sajakah Itu?

Skola
7 Ciri-ciri yang Dimiliki Planet Mars

7 Ciri-ciri yang Dimiliki Planet Mars

Skola
Kelangkaan: Pengertian dan Contohnya

Kelangkaan: Pengertian dan Contohnya

Skola
Proses Terjadinya Hubungan Sosial Secara Asosiatif

Proses Terjadinya Hubungan Sosial Secara Asosiatif

Skola
Dampak Positif Hubungan Sosial

Dampak Positif Hubungan Sosial

Skola
Gejala Sosial Akibat Pengaruh Perubahan Sosial

Gejala Sosial Akibat Pengaruh Perubahan Sosial

Skola
Gejala Sosial Akibat Pengaruh Perkembangan Zaman

Gejala Sosial Akibat Pengaruh Perkembangan Zaman

Skola
Ciri-ciri Hubungan Sosial Individu dan Kelompok

Ciri-ciri Hubungan Sosial Individu dan Kelompok

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com