Kompas.com - 07/08/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Indonesia memiliki banyak gunung berapi yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, seperti Jawa dan Bali.

Beberapa contoh gunung berapi di Indonesia, yakni Gunung Merapi, Gunung Semeru, Gunung Sinabung, Gunung Kelud, Gunung Bromo, dan Gunung Anak Krakatau.

Tahukah kamu mengapa Indonesia mempunyai banyak gunung berapi?

Alasan Indonesia mempunyai banyak gunung berapi

Dikutip dari buku 50 Kegiatan Seru Sains dan Elektronika (2020) oleh Delima Ayu Saraswati dan Setiawardhana, Indonesia memiliki banyak gunung berapi karena terletak di atas tiga lempeng tektonik, yaitu lempeng Eurasia, Indo-Australia, serta Pasifik.

Perlu diketahui bahwa lempeng Bumi selalu bergerak sepanjang waktu. Gerakan ini bisa saling bertumbukan, menjauh, atau bergeser.

Ketika dua lempeng saling bertumbukan, salah satu lempengnya bisa terdorong ke bawah dan akhirnya meleleh.

Baca juga: Gejala Apa Saja yang Terjadi Saat Gunung Berapi akan Meletus?

Proses pergerakan inilah yang menyebabkan Indonesia mempunyai banyak gunung berapi.

Dilansir dari situs Indonesia Investments, lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik merupakan tiga lempeng tektonik aktif yang mengakibatkan munculnya zona subduksi (pertemuan dua lempeng).

Diperkirakan Indonesia memiliki 129 gunung berapi aktif yang rutin diamati oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Menurut Reza Prama Arviandi dalam Buku Putih Kajian Infrastruktur Indonesia (2019), alasan lain mengapa Indonesia mempunyai banyak gunung berapi karena adanya zona subduksi aktif di beberapa wilayah Indonesia.

Wilayah tersebut mencakup lepas pantai barat Sumatera, selatan Jawa dan Nusa Tenggara, utara Sulawesi, serta Halmahera.

Keberadaan zona subduksi ini dibuktikan dengan mayoritas gunung berapi yang berbentuk stratovolcano atau kerucut.

Baca juga: Erupsi Gunung Berapi di Indonesia

Jadi, ada dua alasan mengapa Indonesia mempunyai banyak gunung berapi, yaitu:

  1. Indonesia terletak di atas tiga lempeng tektonik aktif, yakni Eurasia, Indo-Australia, serta Pasifik
  2. Adanya zona subduksi aktif di beberapa wilayah Indonesia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.