Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Bilangan Negatif dan Contoh Soalnya

Kompas.com - 26/07/2022, 18:00 WIB
Serafica Gischa

Editor

Oleh: Nanang Sriyadi, Guru SMPN 48 Muaro Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi 

 

KOMPAS.com - Bilangan negatif menjadi materi matematika yang harus dipelajari dan dimengerti oleh siswa dasar. Hal ini karena bilangan negatif selalu digunakan dalam pengembangan rumus matematika yang lain. 

Sebelum mengetahui pengertian bilangan negatif, simak perumpamaan di bawah ini: 

Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menunjukkan suhu di Kota Jambi adalah 25°C dan suhu di Dieng menunjukan 1°C dibawah 0°C.

Apa yang kalian pikirkan dengan angka-angka tersebut?

Jika suhunya 25°C di atas 0 maka kita gunakan tanda +, ditulis menjadi +25°C dan dibaca positif 25°C. 

Sementara 1°C di bawah 0 maka kita gunakan tanda – , ditulis -1°C dan dibaca negatif 1°C.

Kedua suhu di atas kita bandingkan dengan nol sebagai acuan. Fungsi bilangan nol adalah memisahkan antara bilangan positif dan negatif.

Baca juga: Kalimat Matematika: Pengertian dan Contohnya

Kita dapat menyatakan suhu yang lebih tinggi dari nol dengan tanda positif dan suhu yang lebih rendah dari nol dengan tanda negatif. 

Tidak hanya berlaku untuk suhu, tetapi untuk besaran lainnya juga dapat dinyatakan dengan tanda positif dan negatif dengan titik acuan 0.

Pada garis bilangan, bilangan positif terletak di kanan bilangan nol, sedangkan bilangan negatif terletak di kiri nol. 

Lalu apa itu bilangan negatif? 

Bilangan negatif adalah semua angka yang lebih kecil dari nol (0), sehingga angka tidak lagi dimasukkan secara terpisah. 

Jika angka positif atau cacah merupakan angka yang terdiri dari 0, 1, 2, 3, dan seterusnya, maka bilangan negatif memiliki lambang atau tanda negatif (-) yang diletakkan di depan bilangan, misalnya -1, -2, -3, -4, -5, dan seterusnya. 

Penulisan bilangan negatif 

Berikut adalah beberapa contoh penulisan bilangan negatif: 

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Mengapa Meteor yang Jatuh ke Bumi Tampak Berpijar?

Mengapa Meteor yang Jatuh ke Bumi Tampak Berpijar?

Skola
Metode Komunikasi: Pengertian dan Contohnya

Metode Komunikasi: Pengertian dan Contohnya

Skola
Mengapa Pelaku Usaha Harus Tahu Pesaingnya?

Mengapa Pelaku Usaha Harus Tahu Pesaingnya?

Skola
Inflasi: Pengertian dan Contohnya

Inflasi: Pengertian dan Contohnya

Skola
4 Faktor Penyebab Permasalahan Gender

4 Faktor Penyebab Permasalahan Gender

Skola
Candrane Perangan Awak

Candrane Perangan Awak

Skola
Cacading Awak Bahasa Jawa

Cacading Awak Bahasa Jawa

Skola
Munggah Kabiasaane Awak Bahasa Jawa

Munggah Kabiasaane Awak Bahasa Jawa

Skola
Arane Pegawean Basa Jawa

Arane Pegawean Basa Jawa

Skola
4 Wujud Diferensiasi Sosial beserta Penjelasannya

4 Wujud Diferensiasi Sosial beserta Penjelasannya

Skola
Stratifikasi Sosial dan Sifatnya

Stratifikasi Sosial dan Sifatnya

Skola
Lapisan Matahari beserta Penjelasannya

Lapisan Matahari beserta Penjelasannya

Skola
Cara Mengubah Active Voice ke Passive Voice

Cara Mengubah Active Voice ke Passive Voice

Skola
Unsur-unsur Komunikasi Intrapersonal

Unsur-unsur Komunikasi Intrapersonal

Skola
3 Bedanya El Nino dan La Nina, Apa Saja?

3 Bedanya El Nino dan La Nina, Apa Saja?

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com