Kompas.com - 04/07/2022, 07:00 WIB

KOMPAS.com - Indonesia berada di jalur pegunungan Sirkum Pasifik dan sabuk Alpide. Ini membuat Indonesia menjadi rawan bencana alam.

Salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia adalah gempa bumi.

Ketika bencana ini terjadi, para pakar perlu mengetahui seberapa besar dan berapa lama gempa bumi berlangsung.

Alat untuk mengukur gempa bumi adalah seismograf. Alat ini berbeda dengan seismometer. Karena seismograf digunakan untuk mencatat gempa bumi. Sementara seismometer dipakai untuk mendeteksi gempa.

Pengertian seismograf

Menurut Moh. Nur Sholeh dalam buku Struktur Bangunan Tahan Gempa (2021), seismograf adalah alat untuk mencatat gempa bumi.

Hasil pencatatan gempa oleh seismograf akan menghasilkan seismogram, yakni kurva yang tergambar pada kertas.

Baca juga: 5 Faktor Penyebab Gempa Bumi

Dilansir dari situs Encyclopaedia Britannica, seismograf (seismograph) merupakan alat perekam gelombang seismik yang ditimbulkan oleh gempa bumi, ledakan, atau fenomena lainnya.

Pengukuran gempa bumi memakai seismograf akan memperlihatkan kekuatan, rentang waktu, arah, dan jarak terjadinya gempa bumi.

Alat ini menggunakan dua metode, yakni horizontal dan vertikal.

  1. Seismograf horizontal digunakan untuk mengukur pergerakan horizontal tanah
  2. Seismograf vertikal dipakai untuk mengukur pergerakan vertikal tanah.

Kegunaan seismograf

Seismograf dilengkapi sensor elektromagnetik yang menerjemahkan gerakan tanah menjadi perubahan listrik. Proses ini direkam oleh sirkuit analog atau digital instrumen.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Britannica
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ciri-ciri dan Klasifikasi Bacteria

Ciri-ciri dan Klasifikasi Bacteria

Skola
Definisi Akuntansi dari Sudut Pandang Pemakai Jasa dan Proses Kegiatan

Definisi Akuntansi dari Sudut Pandang Pemakai Jasa dan Proses Kegiatan

Skola
Biaya Peluang: Pengertian dan Contohnya

Biaya Peluang: Pengertian dan Contohnya

Skola
Contoh Teks Laporan Hasil Observasi

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi

Skola
Perlawanan Rakyat Indonesia terhadap Jepang 

Perlawanan Rakyat Indonesia terhadap Jepang 

Skola
Ciri Khas Rantai Makanan

Ciri Khas Rantai Makanan

Skola
8 Planet dalam Tata Surya 

8 Planet dalam Tata Surya 

Skola
Mengapa Tumbuhan Sangat Membutuhkan Nitrogen?

Mengapa Tumbuhan Sangat Membutuhkan Nitrogen?

Skola
Pendidikan Masa Pendudukan Jepang di Indonesia 

Pendidikan Masa Pendudukan Jepang di Indonesia 

Skola
Perbedaan Gerak Refleks dan Gerak Sadar

Perbedaan Gerak Refleks dan Gerak Sadar

Skola
Tiga Serangkai: Sejarah, Pemikiran, dan Pembubarannya

Tiga Serangkai: Sejarah, Pemikiran, dan Pembubarannya

Skola
Pembagian Masalah Pokok Ekonomi: Klasik dan Modern

Pembagian Masalah Pokok Ekonomi: Klasik dan Modern

Skola
Perbedaan Sistem Pernapasan Berudu dan Katak Dewasa

Perbedaan Sistem Pernapasan Berudu dan Katak Dewasa

Skola
Pengertian Sosiologi Mikro dan Makro

Pengertian Sosiologi Mikro dan Makro

Skola
Alat Pemuas Kebutuhan: Pengertian dan Contohnya

Alat Pemuas Kebutuhan: Pengertian dan Contohnya

Skola
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.