Kompas.com - 02/07/2022, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Antibiotik merupakan metabolisme yang dihasilkan oleh suatu organisme dengan jumlah kecil dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme lain. 

Dilansir dari jurnal Isolasi Bakteri dari Tanah Gunung Kapur dan Pengujian Aktivitas Antibakteri Isolat Terhadap Bakteri (2014) oleh Mariana Wahjudi dan kawan-kawan, antibiotik dapat digunakan untuk mengatasi penyakit infeksi. 

Selain itu dapat diklasifikasikan menjadi anti bakteri, anti jamur, anti amoeba, dan lain-lain. 

Penisilin menjadi antibiotik pertama yang ditemukan oleh Alexander Fleming dan dihasilkan oleh jamur Penicillium. 

Baca juga: Benarkah Air Kelapa Menetralkan Obat?

Mikroorganisme penghasil antibiotik umumnya adalah bakteri dan jamur, seperti: 

  • Jamur Penicillium notatum dan Penicillium chrysogenum, dapat menghasilkan antibiotik penisilin dengan manfaat untuk mengendalikan berbagai penyakit infeksi. 
  • Jamur Penicillium griseofulvum dapat menghasilkan antibiotik griseofulvin. 
  • Jamur Aspergillus fumigatus dapat menghasilkan antibiotik fumagilin. 
  • Jamur Cephalosporium sp dapat menghasilkan antibiotik sefalosporin yang dapat membubuh bakteri yang kebal dengan antibiotik penisilin.
  • Bakteri Streptomyces griseus, menghasilkan antibiotik streptomisin yang dapat membunuh bakteri yang kebal dengan antibiotik penisilin dan sefalosporin
  • Bakteri Bacillus brevis dapat menghasilkan antibiotik tirosidin. 

Pembuatan antibiotik

Dilansir dari buku Pengantar Bioteknologi (2021) karya Angga Dwi Prasetyo dan Dewi Hambar Sari, antibiotik biasanya didapat dengan memberikan perlakuan khusus pada mikroorganisme. 

Dengan cara membuat lingkungan tumbuh mikroorganisme menjadi extreme, karena kekurangan nutrisi atau membuat situasi mikroorganisme dalam keadaan mengancam sehingga melepaskan antibiotik. 

Antibiotik digunakan untuk melawan infeksi-infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme patogen (penyebab penyakit). 

Tahap-tahap pembuatan antibiotik, yakni: 

  • Pertama mengembangbiakkan mikroorganisme penghasil antibiotik ke dalam bejana fermentasi yang berisi media yang sesuai dengan jenis mikroorganisme. Umumnya dalam bentuk cair untuk mempercepat perkembangbiakan. 
  • Media biakan mikroorganisme kemudian diekstrak kandungan antibiotiknya. 
  • Hasil ekstraksi diuji pertama melalui laboratorium. Uji kedua melalui hewan percobaan, dan uji ketiga melalui sekelompok relawan. 

Baca juga: Contoh Tumbuhan Obat dan Manfaatnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.