Kompas.com - 28/06/2022, 22:00 WIB

KOMPAS.com - Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia debat diartikan sebagai pembahasan atau pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing. 

Dalam kegiatan debat ada beberapa jenis debat walaupun secara umum kegiatan debat tidak jauh berbeda. Dikutip dari buku Debat: Sebuah Keterampilan dan Seni Berbicara (2021) oleh E.Y Wimala dan teman-teman, salah satu jenis debat yaitu debat parlementer 

Debat parlementer adalah debat yang dilakukan di parlemen atau lembaga legislatif suatu negara. Biasanya membahas undang-undang, kebijakan. atau hal lain terkait ketatanegaraan. 

Tujuan debat parlementer yaitu memberi atau menambah dukungan terhadap undang-undang tertentu. Dalam debat ini, semua anggota berkesempatan untuk berbicara. 

Setiap anggota mengutarakan pandangan atau pendapatnya, apakah setuju dengan usulan atau menentang suatu usulan yang diajukan. 

Namun, anggota yang ingin mengungkapkan pendapatnya harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari majelis. Kegiatan debat yang dilakukan oleh anggota parlemen, debatnya termasuk debat formal. 

Baca juga: Bentuk-bentuk Debat dan Membuat Kerangkanya

Debat formal bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masing-masing tim pembicara dalam menyampaikan beberapa argumen maupun gagasan yang dapat menunjang atau menolak usulan. 

Tata cara debat 

Debat formal dilakukan dengan tata cara debat. Dirangkum dari buku Seni Debat dan Negosiasi (2019) oleh Mira Fadilla, berikut tata cara debat: 

  • Memahami dan menjalankan peraturan debat yang telah disepakati peserta dan anggota debat. 
  • Sebaiknya pertanyaan yang diajukan disampaikan dengan profesional, tidak menghina, menguji, maupun merendahkan lawan. Pertanyaan tidak boleh menyerang lawan secara pribadi. 
  • Ajukan argumen dengan analisis yang kritis, sistematis, serta kemampuan retorika secara baik atau tidak terbata-bata. 
  • Dalam menyampaikan gagasan, kenali dan pahami kelemahan maupun kelebihan yang dimiliki lawan. 
  • Argumen yang disampaikan tidak perlu terlalu banyak karena waktu yang terbatas (batasi argumen maksimal tiga poin). 
  • Memahami dengan baik kesalahan dalam berpikir terutama pada penyelesaian masalah. 
  • Menyajikan gagasan yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan, sertakan juga data yang valid yang dapat mendukung argumen atau gagasan. 
  • Buat kesimpulan yang menunjukkan pernyataan final dengan kalimat yang lugas dan langsung menuju ke titik celah lawan. 

Baca juga: Syarat Moderator Debat yang Baik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber KBBI
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Enzim Katalase: Pengertian dan Fungsinya

Enzim Katalase: Pengertian dan Fungsinya

Skola
Nilai-Nilai Kepemimpinan, Sifat Dasar, dan Ciri-cirinya

Nilai-Nilai Kepemimpinan, Sifat Dasar, dan Ciri-cirinya

Skola
Mengenal Tempat Ibadah Agama-agama di Indonesia

Mengenal Tempat Ibadah Agama-agama di Indonesia

Skola
Sifat-sifat Operasi Bilangan Bulat

Sifat-sifat Operasi Bilangan Bulat

Skola
Mengenal Kitab Suci Agama-agama di Indonesia

Mengenal Kitab Suci Agama-agama di Indonesia

Skola
Bagaimana Tumbuhan Lidah Buaya Menyesuaikan Diri?

Bagaimana Tumbuhan Lidah Buaya Menyesuaikan Diri?

Skola
Peranan Organisme Prokariotik bagi Kehidupan

Peranan Organisme Prokariotik bagi Kehidupan

Skola
Perbedaan antara Leukoplas, Kromoplas, dan Krolopas

Perbedaan antara Leukoplas, Kromoplas, dan Krolopas

Skola
8 Bidang Spesialisasi Akuntansi

8 Bidang Spesialisasi Akuntansi

Skola
Teks Eksposisi Klasifikasi: Pengertian dan Contohnya

Teks Eksposisi Klasifikasi: Pengertian dan Contohnya

Skola
Pembagian Ilmu Ekonomi: Positif dan Normatif

Pembagian Ilmu Ekonomi: Positif dan Normatif

Skola
Ciri-ciri Teks Negosiasi

Ciri-ciri Teks Negosiasi

Skola
Fungsi Teks Anekdot Beserta Tujuannya

Fungsi Teks Anekdot Beserta Tujuannya

Skola
3 Jenis Prinsip Ekonomi: Konsumen, Produsen, dan Distributor

3 Jenis Prinsip Ekonomi: Konsumen, Produsen, dan Distributor

Skola
4 Perbedaan Sosiologi Makro dan Mikro

4 Perbedaan Sosiologi Makro dan Mikro

Skola
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.