Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Teori Perdamaian Johan Galtung

Kompas.com - 09/06/2022, 15:30 WIB
Faustina Auria,
Serafica Gischa

Tim Redaksi

KOMPAS.com- Pada masa ini, perdamaian menjadi fokus utama dalam ranah hubungan internasional.

Penelitian mengenai perdamaian merupakan upaya untuk mencapai kata dunia yang damai setidaknya bebas dari kekerasan.

Definisi Perdamaian menurut Johan Galtung

Konsep perdamaian pertama kali muncul dari sebuah tulisan karya Johan Galtung. Di mana Galtung memberikan tiga model pendekatan dalam mencapai perdaiamain, yakni peacemaking, peacekeeping, dan peacebuilding

Peacebuilding menjadi konsep pertama yang dicetuskan sendiri oleh Galtung. Pendekatan ini mencoba untuk menghubungkan kekerasan langsung dengan struktural. 

Perang atau konflik yang terjadi kebanyakan adalah konflik vertikal. Di mana minoritas mencoba bebeaskan diri dari dominasi mayoritas.

Baca juga: Arti Penting Perdamaian Dunia bagi Sebuah Negara

Penelitian perdamaian, menurut Galtung, adalah studi tentang prasyarat untuk mendekati perdamaian atau, setidaknya menghindari perang.

Poin mendasar dari perdamaian adalah hubungan yang dibentuk oleh dua pihak atau lebih. Pihak tersebut bisa perseorangan, negara, atau bangsa wilayah atau peradaban.

Perdamaian adalah milik kedua belah pihak, hal itu tidak mengurangi pentingnya niat dan kemampuan partai untuk membangun hubungan damai.

Peacebuilding merupakan proses pembentukan yang tertutup pada impelemntasi praktis perubahan sosial secara damai melalui rekonstruksi dan pembangunan politik, sosial, serta ekonomi. 

Terdapat tiga dimensi peran aktor dalam proses peacebuilding, yaitu: 

  • Mengubah struktural yang kontradiktif 

Mengubah struktural yang kontradiktif cukup penting untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan. Elemen penting dalam mengubah struktural yang kontradiktif adalah state-building dan demokratisasi. 

Baca juga: Perdamaian: Definisi dan Jenisnya

  • Meningkatkan hubungan antara pihak-pihak yang berkonflik 

Bagian integral dari peacebuilding untuk mengurangi efek dari sebuah konflik. Hal ini dicapai dengan program rekonsiliasi, membangun kepercayaan, membangun komunikasi dan lain-lain. 

  • Mengubah sikap dan perilaku individu

Bentuk penguatan kapasitas perdamaian pada masing-masing individu. Hal ini bisa dicapai dengan memberdayakan individu yang sebelumnya terkesampingkan, pemulihan trauma, dan luka psikologis. 

Aspek perdamaian 

Dalam teori perdamaian Johan Galtung, terdapat dua aspek perdamaian. Hal ini ditandakan relevansinya dengan filsafat sosial dan politik yang dikenal sebagai perdamaian positif dan negatif. Berikut penjelasannya: 

Perdamaian negatif

Kondisi damai yang ditandai dengan ketiadaan konflik anatarkedua belah pihak atau lebih, ketiadaan asimetri ketakutan, ketiadaan kekerasan, dan ketiadaan perbenturan kepentingan. 

Dalam perdamaian negatif harus memperhatikan ketidakadilan sosial dan penindasan ekonomi yang belum terselesaikan. Jika kedua hal bisa diselesaikan, maka tercipta perdamaian positif. 

Upaya perdamaian negatif berfokus pada pengurangan terjadinya perang. Hal ini dilakukan dengan menghilangkan ancaman ekstrem dari sistem perang dan membatasi perang melalui manajemen krisis internasional.

Perdamaian negatif adalah gagasan yang berhubungan dengan gejala langsung, keadaan perang, dan penggunaan serta efek kekuatan dan senjata.

Penulis, seniman, dan kelompok warga sering menggunakan kata-kata dan gambar yang menggambarkan penderitaan perang dan akibatnya sebagai upaya untuk menghentikan peperangan. 

Baca juga: Partisipasi Aktif Indonesia dalam Perdamaian Dunia

Perdamaian positif

Perdamaian postif adalah terpenuhinya rasa aman dan keadilan ekonomi dari sistem yang berlaku, hingga terhapusnya diskriminasi ras, etnis, dan agaman oleh struktural sosial. 

Perdamaian positif tercipta karena perangkat penyelesaian konflik yang demokratis dan non-koersif, adanya keadilan sosial dan pembagian politik yang luas.   

Upaya-upaya untuk mencapai perdamaian positif difokuskan pada penciptaan perdamaian melalui tatanan dunia dengan mendukung hukum internasional.

Hal-hal yang termasuk ke dalam perdamaian positif, yaitu kepatuhan terhadap perjanjian multilateral, penggunaan pengadilan internasional dan penyelesaian sengketa tanpa kekerasan, serta partisipasi dalam organisasi internasional.

Membangun kesetaraan dan keadilan sosial, pemerataan ekonomi, melindungi warga dari serangan dan memenuhi kebutuhan dasar manusia, dan membangun perdamaian sipil yang terbukti melindungi warga dari serangan, mendefinisikan sikap perdamaian positif.

Variasi antara perdamaian negatif dan positif, yakni: 

Perdamaian negatif Perdamaian positif 
Menghilangkan peperangan  Menghadirkan keharmoni
Mneghilangkan konflik Menghadirkan ketenagnan 
Menghilangkan kekeraan Menghadirkan kekuatan 
Menghilangkan penindasan Menghadikrkan nilai-nilai kemanusiaan
Menghulangkan kejatahan  Menghadirkan kemanusiaan

Baca juga: Kontingen Garuda dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB

 

 

Referensi 

  • References DIJKEMA, C. (2007, May). Negative versus Positive Peace - Irénées. Www.irenees.net.
  • Heralt, O. (n.d.). A critical analysis of Positive and Negative Peace. https://doi.org/978- 955-4563- 71- 1
  • Johan Galtung and the Quest to Define the Concept of Peace. (2020, December 14). Vision of Humanity
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com