Kompas.com - 23/05/2022, 11:44 WIB

KOMPAS.com – Teori retivitas khusus adalah teori yang menjelaskan bagaimana peritiwa terjadi dari dua kerangka acuan yang berbeda. Teori relativitas khusus melahirkan beberapa konsekuensi.

Konsekuensi dari teori relativitas khusus adalah relativitas simultanitas, dilatasi waktu, kontraksi panjang, massa relativistik, juga ekuivalen energi dan massa. 

Relativitas simultanitas

Konsekuensi teori relativitas khusus yang pertama adalah relativitas simultanitas atau keserentakan. Realtivitas simultanitas adalah konsekuensi bahwa simultanitas bersifat tidak mutlak dan bergantung pada kerangka acuan yang berbeda.

Misalnya, pengamat yang bergerak akan melihat suatu peristiwa secara berbeda dengan pengamat yang diam. Tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah antara dua pengamat, hal tersebut terjadi dari simultanitas adalah relatif.

Baca juga: Apa Itu Postulat Einstein dalam Teori Relativitas Khusus?

Dilatasi waktu

Konsekuensi teori relativitas khusus selanjutnya adalah dilatasi waktu atau pelebaran waktu. Dilatasi waktu menerangkan bahwa waktu adalah relatif. Cepat lamanya waktu bergantung pada apakah pengamat bergerak atau tidak.

Pengamat yang bergerak (terlebih mendekati kecepatan cahaya), akan merangalami waktu yang lebih lambat daripada yang tidak bergerak.

Misalnya, seorang astronaut yang bergerak dalam roket dengan kecepatan mendekati cahaya mengalami waktu 1 jam. Sedangkan, pada saat yang sama seorang astronaut yang diam di bumi telah mengalami waktu selama 5 jam.

Kontraksi panjang

Dilansir dari The Physics Classroom menurut relativitas khusus, panjang benda yang bergerak dengan kcepatan relativistik mengalami konstraksi di sepanjang dimensi geraknya.

Artinya, sebuah benda yang bergerak mendekati kecepatan cahaya akan terlihat lebih pendek oleh pengamat yang diam.

Baca juga: Rumus Einstein, E=MC2

Massa relativistik

Konsekuensi teori relativitas khusus Einstein selanjutnya adalah massa relativistik. Menurut Einstein, massa adalah relatif (tidak mutlak) dan bergantung pada pengamat. Massa suatu benda dapat berubah jika benda tersebut bergerak ataupun diam.

Ekuivalensi massa-energi

Konsekuensi teori relativitas khusus yang terkenal adalah ekuivalensi massa-energi. Dilansir dari Space, ekuivalensi massa-energi menggambarkan bahwa massa dan energi adalah sama hanya berada dalam entuk yang berbeda.

Ekuivalensi massa-energi dirumuskan dalam persamaan yang sangat terkenal yaitu E=mc². Artinya, energi datang dari massa dan sebaliknya. Namun, persamaan tersebut sulit diwujudkan karena nilai c (kecepatan cahaya) yang tinggi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.