Kompas.com - 18/05/2022, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Pengendalian entitas anak yang didapatkan dari entitas induk harus melalui berbagai tahapan.

Tahapan tersebut seperti, entitas induk yang mengakuisisi saham entitas anak pada jumlah yang tidak signifikan sebesar 15 persen, sehingga tidak bisa memiliki pengaruh investor.

Tahapan yang lain yaitu, entitas induk mengakuisisi tambahan saham sehingga kepemilikan signifikan sebesar 60 persen. Dalam penambahan bagian tersebut mengakibatkan adanya perolehan pengendalian. 

Penambahan kepemilikan tanpa pengendalian 

Di dalam Pedoman Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 22 (Revisi 2010), jika dalam suatu kombinasi bisnis dilakukan bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki.

Pengukuran dilakukan untuk ekuitas sebelumnya dengan pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan kerugian yang dihasilkan.

Dalam jurnal Penerapan Nilai Wajar Untuk Penilaian Aset Perusahaan Pada Bank Permata Tbk (2019) oleh Median Wilestari dan Wiwi Afriani, nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yg akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.

Baca juga: Entitas Anak Membeli Saham Treasuri dari Entitas Induk & Pihak Ketiga

Nilai wajar dan perubahannya dalam investasi yang dimiliki sebelumnya diakui sebagai penghasilan komprehensif.

Maka jumlah yang sudah diaki dengan dasar yang sama dipersyaratkan pihak pengakuisisi melepas secara langsung kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya. Artinya, saldo penghasilan komprehensif diakui dilaporan laba rugi. 

Rumus menghitung Goodwill

Goodwill adalah selisih nilai pembelian perusahaan yang dilakukan oleh perusahaan lain. Selisih nilai ini lebih sering terjadi saat proses pembelian perusahaan tersebut melebihi harga pasar aset. Secara umum, goodwill termasuk dalam aset tidak berwujud atau aset non riil. 

Cara menghitung goodwill yaitu dengan rumus: 

  1. Nilai wajar imbalan yang dialihkan + Jumlah setiap kepentingan ekuitas non pengendali + Nilai wajar kepentingan ekuitas sebelumnya = Jumlah 100% 
  2. Hasil jumlah 100% - Aset bersih teridentifikasi pada tanggal akuisisi 100% = Goodwill 

Contoh soal

Berikut contoh soal penambahan kepemilikan tanpa pengaruh menjadi pengendalian, sebagai berikut: 

PT Induk membeli kepemilikan atas saham PT Anak sebesar 20% yang diperoleh 2 Januari 2015.

PT Induk membayar Rp 140.000.000 sebesar proporsi nilai aset bersih PT Anak dan PT Induk tidak punya pengaruh signifikan atas PT Anak.

Komposisi ekuitas PT Anak saat ini terdiri atas saham biasa dan saldo laba senilai Rp 500.000.000 dan Rp 200.000.000.

Pada tanggal 31 Desember 2015, PT Induk membeli tambahan saham PT Anak dari pihak ketiga sebesar 40% senilai Rp 300.000.000. Pada tanggal akuisisi ini, nilai wajar investasi sebelumnya 20% Rp 150.000.000 dan nilai tercatatnya Rp 146.000.000.

Nilai wajar kepentingan non pengendali setelah akuisisi 40% sama dengan nilai akuisisi tambahan 40% sebesar Rp 300.000.000. PT Anak melaporkan laba dan mengumumkan dividen selama tahun 2015 sebsar Rp 50.000.000 dan Rp 30.000.000.

Dampak pembelian tersebut adalah peningkatan kepemilikan PT Induk sebesar 60% dan turun kepentingan kepemilikan non pengendali jadi 40%.

Jika PT Induk menggunakan metode nilai wajar atas investasis sebelumnya dengan klasifikasi tersedia untuk dijual, maka PT Induk harus mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada nilai wajar tanggal akuisisi terkini dan keuntungan kerugian yang dihasilkan. 

Berikut ini perhitungan selisih nilai wajar: 

Nilai wajar investasi sebelumnya per 31 Jan 2015 - Nilai tercatat investasi sebelumnya per 31 Jan 2015 = Rp 150.000.000-Rp 146.000.000 = Rp 4.000.000

Selisih nilai wajar tersebut diakui di laporan laba rugi dan saldo penghasilan komprehensif. Jurnal untuk mencatat investasi tambahan sebagai berikut: 

Baca juga: Perubahan dalam bagian kepemilikan Entitas Induk

Investasi (D)   300.000.000  
  Kas (K)   300.000.000

Jurnal untuk mencatat selisih nilai wajar atas investasi sebelumnya sebagai berikut: 

Investasi (D)   4.000.000  
  Keuntungan (K)   4.000.000

Jurnal untuk mencatat realisasi penghasilan komprehensif lain ke laba rugi sebagai berikut: 

Penghasilan Komprehensif (D)   6.000.000  
  Keuntungan (K)   6.000.000

Saat tanggal akuisisi tambahan akan timbul goodwill sehingga harus menghitung sebagai berikut: 

Goodwill = ((Nilai wajar imbalan dialihkan (40%) + Jumlah kepentingan non pengendali (40%) + nilai wajar kepentingan ekuitas sebelumnya (20%) - aset bersih teridentifikasi tanggal akuisisi (100%))

= ((Rp 300.000.000 + Rp 300.000.000 + Rp 150.000.000) - Rp 720.000.000)
= Rp 750.000.000 - Rp 720.000.000
= Rp 30.000.000

Tidak ada perbedaan antara nilai wajar dan nilai tercatat aset bersih teridentifikasinya. Oleh karena itu, yang dipakai hanyalah nilai wajarnya. 

Jurnal eliminasi untuk menghitung saldo investasi dapat dihitung sebagai berikut per 31 Desember 2015: 

Investasi Akhir (60%)= Investasi awal (20%) + Penyesuaian nilai wajar + Penambahan (40%) + selisih pengukuran kembali (20%) 

= Rp 140.000.000 + Rp 6.000.000 + Rp 300.000.000 + Rp 4.000.000 

= Rp 450.000.000

Dari perhitungan diatas dapat kita catat ke dalam jurnal eliminasi sebagai berikut: 

Saham Biasa (D)   500.000.000  
Saldo Laba (D)   220.000.000  
Goodwill (D)   30.000.000  
  Investasi PT Anak (K)   450.000.000
  Kepentingan non pengendali (K)   300.000.000

Baca juga: Perubahan kepemilikan Akibat Aktivitas pada Entitas Anak

Penambahan kepemilikan menjadi pengendalian 

Disaat entitas induk punya pengaruh signifikan dan mengakuisisi tambahan kepemilikan maka akan mendapatkan pengendalian atas akuisisi bertahap.

Sebelumnya, entitas induk mencatat investasi dengan metode ekuitas dan pengendalian diperoleh tetap digunakan metode ekuitas atau beralih metode biaya. 

Perlakuan akuntansi 

Dikutip dari PSAK 22 (Revisi 2010), jika dalam suatu kombinasi bisnis secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan kerugian yang dihasilkan. Maka keuntungan dan kerugian dihitung dari selisih nilai wajar dengan nilai tercatat sesuai metode.

Cara menghitung goodwill yang akan timbul sebagai berikut: 

Goodwill= ((Nilai wajar imbalan dialihkan + Jumlah setiap kepentingan nonpengendali) - aset bersih teridentifikasi tanggal akuisisi)

Contoh soal 

Contoh soal penambahan kepemilikan dari pengaruh signifikan menjadi pengendalian, yakni: 

PT Induk membeli kepemilikan atas saham PT Anak sebesar 20% yang diperoleh pada 2 Januari 2015. Pada saat itu, PT Induk membayar Rp 140.000.000 yaitu sebesar proporsi nilai aset bersih PT Anak dan PT Induk punya pengaruh signifikan atas PT Anak.

Komposisi ekuitas PT Anak saat itu terdiri atas saham biasa dan saldo laba sebesar Rp 500.000.000 dan Rp 200.000.000.

Pada tanggal 31 Des 2015, PT Induk membeli tambahan saham PT Anak dari pihak sebesar 40% dengan membayar Rp 300.000.000. PT Anak melaporkan lba dan mengumumkan dividen selam atahun 2015 sebesar Rp 50.000.000 dan Rp 30.000.000.

Dampak pembelian tersebut adalah kepemilikan PT Induk menjadi 60% dan turunya kepemilikan kepentingan non pengendali menjadi 40%.

Jika PT Induk menggunakan metode ekuitas investasi sebelumnya maka PT Induk harus menghitung nilai tercatat investasi tersebut pada tanggal akuisisi tambahan dan mengukur kembali nilai wajar akuisisi terkini dan mengakui keuntungan kerugian dalam laporan laba rugi.

Berikut ini perhitungan selisih nilai wajar: 

Selisih Nilai Wajar= (Nilai wajar investasi sebelumnya per 31 Jan 2015 - (Nilai Investasi awal 2 Jan 2015 + Bagian laba PT Anak + Dividen PT Anak)) 

= (Rp 150.000.000 - (Rp 140.000.000 + Rp 10.000.000 - Rp 6.000.000))
= Rp 6.000.000

Baca juga: Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang: Aktivitas, Transaksi, dan Akunnya

Berikut ini pencatatan jurnal untuk mencatat investasi tambahan: 

Investasi (D)   300.000.000  
  Kas (K)   300.000.000

Jurnal untuk mencatat selisih nilai wajar atas investasi sebelumnya 

Investasi (D)   6.000.000  
  Keuntungan (K)   6.000.000

Pada akuisisi tambahan ini akan muncul goodwill sehingga perhitungannya sebagai berikut: 

Goodwill= ((Nilai wajar imbalan yang dialihkan + Jumlah setiap kepentingan non pengendali + nilai wajar kepentingan ekuitas sebelumnya) - aset bersih teridentifikasi tanggal akuisisi)

= ((Rp 300.000.000+Rp 300.000.000+ Rp 150.000.000) - Rp 720.000.000)
= Rp 30.000.000

Jurnal eliminasi untuk menghitung saldo investasi dapat dihitung sebagai berikut: 

Investasi Akhir = Investasi Awal + Bagian laba PT Anak - Dividen PT Anak + penambahan + selisih pengukuran kembali 

= Rp 140.000.000 + Rp 10.000.000 - Rp 6.000.000 + Rp 300.000.000 + Rp 6.000.000
= Rp 450.000.000

Apabila terdpat pengakan bagian laba atas PT Anak karena sebelumnya PT Induk menggunakan metode ekuitas maka perhitungannya sebagai berikut: 

  Rasio PT Induk

Kepentingan

Non pengendali

Saham Biasa Saldo Laba
Saldo 2 Jan 2015 20:80 140.000.000 560.000.000 500.000.000 200.000.000
Laba Bersih 20:80 10.000.000 40.000.000 - 50.000.000
Dividen  20:80 (6.000.000) (24.000.000) - (30.000.000)
Penambahan   288.000.000 (288.000.000) - -
Saldo 31 Des 2015 60:40 432.000.000 288.000.000 500.000.000 220.000.000

Dari tabel diatas dapat kita catat dalam jurnal eliminasi sebagai berikut: 

Saham Biasa (D)   500.000.000  
Saldo laba (D)   200.000.000  
bagian laba PT Anak (D)   30.000.000  
Bagian Laba non pengendali (D)   40.000.000  
  Dividen Diumumkan (K)   30.000.000
  Investasi pada PT Anak (K)   432.000.000
  Kepentingan nonpengendali (K)   288.000.000

Sedangkan nilai jurnal eliminasi untuk Goodwill sebagai berikut perhitungannya: 

  PT Induk

Kepentingan 

Nonpengendali

Goodwill
Saldo saat akuisisi tambahan 18.000.000 12.000.000 30.000.000
Penurunan Nilai - - -
Saldo 31 Des 2015 18.000.000 12.000.000 30.000.000

Berikut ini jurnal eliminasi untuk pencatatan investasi terhadap goodwill

Goodwill (D)   50.000.000  
  Investasi (K)   18.000.000
  Kepentingan Non pengendali (K)   12.000.000
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.