Kompas.com - 18/05/2022, 07:30 WIB

KOMPAS.com - Sistem ekonomi Pancasila bisa diartikan sebagai kajian, ilmu ekonomi, atau sistem perekonomian yang didasarkan pada kelima sila Pancasila.

Istilah ini mulai muncul pada 1967 dalam artikel milik Emil Salim. Kala itu, belum jelas apa yang dimaksud dengan sistem ekonomi Pancasila.

Kemudian di tahun 1979, Emil Salim membahas kembali apa yang dimaksud sistem ekonomi Pancasila.

Jelaskan sistem ekonomi Pancasila, sebagai sistem ekonomi khas Indonesia! 

Pada prinsipnya, sistem ekonomi Pancasila sebagai sistem ekonomi khas Indonesia adalah sistem perekonomian yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila.

Konsep ini berbeda dengan sistem perekonomian lainnya, seperti kapitalis maupun komunis. Sebab, sistem perekonomian ini memang harus jelas dan menjiwai Pancasila.

Pengertian sistem ekonomi Pancasila

Menurut Eva Nur Eviyana, dkk dalam buku Pancasila dan Tokoh Pahlawan Indonesia (2020), sistem ekonomi Pancasila adalah sistem perekonomian dengan menjadikan lima sila Pancasila sebagai dasarnya.

Baca juga: Pancasila sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum: Makna dan Fungsinya

Sederhananya, ekonomi Pancasila bisa pula disebut sebagai sistem ekonomi pasar dengan pengendalian pemerintah atau "ekonomi pasar terkendali".

Dikutip dari buku Bangkitlah Pancasila!! (Sebuah Gagasan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara) (2014) oleh Wimmy Halim, sistem ekonomi Pancasila dibangun dengan mengusung konsep kekeluargaan dan dijiwai oleh semangat gotong royong.

Artinya sistem perekonomian ini tidak hanya mengutamakan kemajuan ekonomi suatu daerah, melainkan memperjuangkan kesejahteraan bersama seluruh bangsa Indonesia.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Macam-macam Devisa

Macam-macam Devisa

Skola
Pengertian Negosiasi, Aspek Kemampuan, dan Tahapannya

Pengertian Negosiasi, Aspek Kemampuan, dan Tahapannya

Skola
Mengenal Debat Parlemen

Mengenal Debat Parlemen

Skola
Mengenal Kurikulum Merdeka dan Peran Gurunya

Mengenal Kurikulum Merdeka dan Peran Gurunya

Skola
Gangguan Alat Indera Manusia

Gangguan Alat Indera Manusia

Skola
Greeting dan Parting: Pengertian, Contoh Kalimat serta Dialognya

Greeting dan Parting: Pengertian, Contoh Kalimat serta Dialognya

Skola
Simple Future Tense: Penggunaan, Rumus dan Contoh Kalimat

Simple Future Tense: Penggunaan, Rumus dan Contoh Kalimat

Skola
Mengenal Komponen Rangkaian Listrik, Jenis, dan Contoh Penerapannya

Mengenal Komponen Rangkaian Listrik, Jenis, dan Contoh Penerapannya

Skola
Organ Gerak Manusia dan Fungsinya

Organ Gerak Manusia dan Fungsinya

Skola
Efek Domino pada Hewan: Pengertian dan Contohnya

Efek Domino pada Hewan: Pengertian dan Contohnya

Skola
Daftar Nama Asam Basa Arrhenius

Daftar Nama Asam Basa Arrhenius

Skola
Alih Fungsi Lahan: Pengertian dan Contohnya

Alih Fungsi Lahan: Pengertian dan Contohnya

Skola
Teori Asal-usul Kehidupan menurut Aleksandr Oparin

Teori Asal-usul Kehidupan menurut Aleksandr Oparin

Skola
Pengertian Unsanctioned Institution dan Contohnya

Pengertian Unsanctioned Institution dan Contohnya

Skola
Komposisi Penduduk: Pengertian dan Jenisnya

Komposisi Penduduk: Pengertian dan Jenisnya

Skola
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.