Kompas.com - 12/05/2022, 18:00 WIB

KOMPAS.comGestalt merupakan teori yang menjelaskan proses persepsi melalui pengorganisasian komponen-komponen yang memiliki hubungan, pola, dan juga kemiripan yang bersatu menjadi kesatuan.

Teori Gestalt dibangun oleh Max Wertheimer, Wolfgang Kohler, dan Kurt Koffka. Gestalt berasal dari bahasa Jerman yang mempunyai arti pola atau konfigurasi.

Teori ini memandang bahwa objek atau peristiwa tertentu dipandang sebagai suatu keseluruhan yang terorganisasi.

Teori ini memandang suatu hal dengan hal lainnya diorganisasikan ke dalam suatu pola atau konfigurasi yang bermakna.

Biasanya teori ini digunakan dalam proses pembelajaran. Teori Gestalt memandang bahwa belajar harus melalui proses pemahaman tentang masalah yang kemudian ditarik kesimpulan.

Baca juga: Kesesatan Berpikir: Pengertian, Jenis, Contoh, dan Cara Menghindarinya

Hukum-hukum teori gestalt

Setidaknya terdapat satu hukum primer dan empat hukum sekunder, hukum sekunder merupakan kaidah tambahan yang berkaitan dengan Hukum Pragnanz. Berikut hukum-hukum tersebut:

  • Hukum Pragnanz

Hukum Pragnanz adalah hukum primer dalam Teori Gestalt. Hukum Pragnanz merupakan suatu keadaan yang dikatakan seimbang. Suatu keadaan yang seimbang (Pragnanz) cenderung membentuk totalitas atau menyeluruh (Gestalt).

Dapat disebut juga law of proximity. Hukum ini menyatakan bahwa hal-hal yang berdekatan cenderung membentuk gestalt.

Dapat disebut juga law of closure. Hukum ini menyatakan bahwa hal-hal yang tertutup cenderung membentuk gestalt.

Dapat disebut juga law of similarity. Hukum ini menyatakan bahwa hal-hal yang sama cenderung membentuk gestalt.

Dapat disebut juga law of continuity. Hukum ini menyatakan bahwa seseorang akan cenderung berasumsi pola kontinuitas pada objek-objek yang ada.

Baca juga: Konsep Berpikir Kronologis dan Ciri-cirinya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.