Kompas.com - 11/05/2022, 19:00 WIB

KOMPAS.com - Kajian budaya merupakan tinjauan teoritis yang berfokus pada bagaimana kebudayaan itu dipengaruhi oleh kelompok yang berkuasa serta dominan.

Kajian kebudayaan berakar pada politik, tetapi bukan pada pengertian pemilu politik secara awam yang dipahami saat ini.

Dikutip dari Pengantar Teori Komunikasi: Analisis dan Aplikasi (2017) karya Richard West & Lynn H. Turner, teori kajian budaya merupakan teori karya Stuart Hall yang mengadopso teri kritis Marx. 

Tujuan teori ini yaitu mengungkap hubungan kekuasaan serta mengkaji bagaimana hubungan tersebut memengaruhi berbagai bentuk kebudayaan (sosial-politik, ekonomi, ilmu pengetahuan, hukum, dan lain-lain). 

Kajian budaya menekankan bahwa media menggunakan orang-orang yang dominan dan memiliki karakteristik kuat untuk memengaruhi orang-orang dengan karakteristik lemah.

Baca juga: Proses yang Terjadi dalam Teori Kultivasi

Asumsi-asumsi dari kajian budaya 

Kajian budaya pada dasarnya berpusat pada bagaimana sekumpulan kaum elite, misalnya media, menggunakan kekuatan mereka atas kelompok minoritas.

Teori tersebut berakar pada beberapa asumsi tentang kebudayaan dan kekuasaan, di antaranya:

  • Kebudayaan terbentuk dan membentuk seluruh aspek perilaku manusia.
  • Individu merupakan bagian dari struktur hierarkis kekuasaan

Berbagai jenis norma, ide, nilai, dan bentuk pemahaman dalam masyarakat yang dapat membantu individu untuk menginterpretasikan realitas mereka disebut sebagai bagian dari ideologi kebudayaan.

Ideologi merupakan sebuah kerangka berpikir yang digunakan untuk menjelaskan mengenai eksistensi kita sebagai manusia.

Sumber utama kekuatan di dalam masyarakat adalah media itu sendiri. Media berperan sangat besar dalam kebudayaan.

Baca juga: Teori Kultivasi: Pengertian dan Asumsi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Bahan Bakar Fosil Sulit dihentikan?

Mengapa Bahan Bakar Fosil Sulit dihentikan?

Skola
Definisi Sekolah Penggerak dan Bentuk Intervensinya

Definisi Sekolah Penggerak dan Bentuk Intervensinya

Skola
Pengertian Information Privacy dan Perlindungan Data Pribadi

Pengertian Information Privacy dan Perlindungan Data Pribadi

Skola
Jenis-jenis Inflasi 

Jenis-jenis Inflasi 

Skola
Mengenal Hewan Vertebrata dan Avertebrata

Mengenal Hewan Vertebrata dan Avertebrata

Skola
Bentuk-Bentuk Operasi Hitung Pecahan

Bentuk-Bentuk Operasi Hitung Pecahan

Skola
Internet of Things (IoT) : Manfaat dan Penerapannya

Internet of Things (IoT) : Manfaat dan Penerapannya

Skola
Inflasi: Konsep, Penyebab, dan Dampaknya

Inflasi: Konsep, Penyebab, dan Dampaknya

Skola
Cara Menggunakan Microsoft Point

Cara Menggunakan Microsoft Point

Skola
Apa yang Terjadi jika Bulan Tidak Ada?

Apa yang Terjadi jika Bulan Tidak Ada?

Skola
Hukum Pergeseran Wien

Hukum Pergeseran Wien

Skola
Komponen dan Faktor Penyebab Kecemasan (Anxiety)

Komponen dan Faktor Penyebab Kecemasan (Anxiety)

Skola
Penggolongan Hukum Berdasarkan Bentuknya

Penggolongan Hukum Berdasarkan Bentuknya

Skola
Mengapa Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Mengapa Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Skola
Fungsi Produk Kerajinan dari Bahan Lunak

Fungsi Produk Kerajinan dari Bahan Lunak

Skola
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.