Kompas.com - 11/05/2022, 17:00 WIB

KOMPAS.com - Teori kultivasi merupakan salah satu teori komunikasi massa yang mencoba menjelaskan keterkaitan antara media komunikasi, dalam hal ini televisi dengan tindak kekerasan.

Gerbner dalam buku Pengantar Teori Komunikasi: Analisis dan Aplikasi (2017) karya Richard West & Lynn H.Turner, menyatakan bahwa televisi merupakan suatu kekuatan yang secara dominan dapat memengaruhi masyarakat modern. 

Kekuatan tersebut berasal dari kemampuan televisi melakukan berbagai simbol untuk memberikan berbagai gambaran yang terlihat nyata dan penting. 

Televisi mampu memengaruhi penonton sehingga apa yang ditampilkan di layar kaca dipandang sebagai sebuah kehidupan yang nyata.

Di mana realitas yang tampil di media dipandang sebagai sebuah realitas obyektif.

Teori kultivasi telah menghasilkan kontribusi penting dalam pemikiran kontemporer mengenai komunikasi massa.

Baca juga: Proses yang Terjadi dalam Teori Kultivasi

Televisi tidak hanya menghasilkan persepsi dunia yang kejam, namun juga membelokkan diskursus politik, sosial, dan budaya.

Media televisi menggabungkan audio dan visual yang membuat khalayak lebih mudah serta lengkap dalam menerima suatu pesan. 

sehingga isi berita elektronik televisi yang memberikan informasi dapat memengaruhi sikap masyarakat, baik sikap perilaku, dan hal-hal lainnya. 

Termasuk dalam memengaruhi kepedulian, kecemasan penonton terhadap sesuatu yang ada.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.