Kompas.com - 28/03/2022, 14:54 WIB

KOMPAS.com – Sinar-sinar radioaktif memiliki energi, daya tembus, juga daya ionisasi. Tidak semua sinar radioaktif memiliki daya ionisasi yang sama. Urutan daya ionisasi sinar berikut mulai dari yang paling kecil adalah gamma, x-ray, neutron, beta, dan alfa.

Ketika partikel radiasi berinteraksi dengan atom, atom akan mengalami kehilangan elektron bermuatan negatif dan membentuk molekul yang bermuatan lebih positif.

Hal tersebutlah yang disebut sebagai ionisasi oleh sinar radioaktif. Dilansir dari ARPANSA, energi dari satu ionisasi lebih dari cukup untuk memutus ikatan kimia antara dua atom karbon.

Pemutusan ikatan kimia akibat ionisasi membuat materi pecah dan menyebabkan kerusakan pada sel atau jaringan hidup. Berikut adalah urutan daya ionisasi sinar-sinar radioaktif dimulai dari yang paling lemah!

Baca juga: Urutan Daya Tembus Sinar Radioaktif

Gamma

Sinar gamma adalah sinar radiaoaktif dengan daya ionisasi yang paling rendah. hal tersebut dikarenakan sinar gamma tidak memiliki partikel yang dapat menumbuk materi.

Sinar gamma tidak terbentuk dari partikel seperti sinar alfa dan beta, melainkan dari energi murni yang disebut dengan foton.

Sehingga, walaupun sinar gamma memiliki daya tembus paling kuat. Namun, memiliki daya ionisasi paling lemah.

Sinar-X

Sama seperti sinar gamma, sinar-x merupakan energi murni atau foton. Sehingga, memiliki daya tembus yang kuat namun daya ionisasi yang kecil. Hal tersebut membuat sinar-x tidak merusak jaringan hidup dan digunakan dalam berbagai prosedur pemeriksaan medis.

Baca juga: Apa Itu Sinar Gamma?

Neutron

Neutron adalah radiasi yang dihasilkan dari reaksi fisi nuklir. Neutron tidak dapat mengionisasi materi secara langsung seperti sinar alfa dan beta. Melainkan melakukan ionisasi tidak langsung dengan cara terserap ke dalam materi dan membuatnya tidak stabil.

Dilansir dari Nuclear Regulatory Commission, neutron adalah satu-satunya radiasi pengion yang daoat membuat benda lain menjadi radioaktif dengan mengaktivkan neutron di dalamnya.

Beta

Sinar radioaktif dengan daya ionisasi terkuat kedua adalah sinar beta. Sinar beta memiliki partikel yang terbentuk dari elektron. Artinya, partikel sinar beta jauh lebih kecil daripada partikel sinar alfa namun lebih besar dari sinar gamma.

Partikelnya yang memiliki ukuran dan massa, membuat sinar beta dapat mengionisasi molekul yang ditabraknya.

Baca juga: Apa Benar Pisang Mengandung Radioaktif?

Alfa

Dilansir dari Chemistry LibreTexts, sinar alfa adalah sinar radioaktif yang memiliki kekuatan pengion atau daya ionisasi paling tinggi dan kemampuan terbesar untuk merusak jaringan.

Daya ionisasi sinar alfa yang besar dihasilkan dari ukuran partikelnya yang besar. Partikel sinar alfa terbentuk daridua proton dan dua neutron yang kira-kita delapan ribu kali lebih besar dari sinar beta.

Partikel alfa yang besar akan menabrak materi dengan sangat cepat dan mengionisasi molekul di dalamnya. Namun, partikel yang besar juga membuat sinar alfa sulit menembus materi.

Sehingga, sinar alfa adalah sinar radioaktif dengan daya ionisasi tertinggi dan daya tembus terlemah.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Bahan Bakar Fosil Sulit dihentikan?

Mengapa Bahan Bakar Fosil Sulit dihentikan?

Skola
Definisi Sekolah Penggerak dan Bentuk Intervensinya

Definisi Sekolah Penggerak dan Bentuk Intervensinya

Skola
Pengertian Information Privacy dan Perlindungan Data Pribadi

Pengertian Information Privacy dan Perlindungan Data Pribadi

Skola
Jenis-jenis Inflasi 

Jenis-jenis Inflasi 

Skola
Mengenal Hewan Vertebrata dan Avertebrata

Mengenal Hewan Vertebrata dan Avertebrata

Skola
Bentuk-Bentuk Operasi Hitung Pecahan

Bentuk-Bentuk Operasi Hitung Pecahan

Skola
Internet of Things (IoT) : Manfaat dan Penerapannya

Internet of Things (IoT) : Manfaat dan Penerapannya

Skola
Inflasi: Konsep, Penyebab, dan Dampaknya

Inflasi: Konsep, Penyebab, dan Dampaknya

Skola
Cara Menggunakan Microsoft Point

Cara Menggunakan Microsoft Point

Skola
Apa yang Terjadi jika Bulan Tidak Ada?

Apa yang Terjadi jika Bulan Tidak Ada?

Skola
Hukum Pergeseran Wien

Hukum Pergeseran Wien

Skola
Komponen dan Faktor Penyebab Kecemasan (Anxiety)

Komponen dan Faktor Penyebab Kecemasan (Anxiety)

Skola
Penggolongan Hukum Berdasarkan Bentuknya

Penggolongan Hukum Berdasarkan Bentuknya

Skola
Mengapa Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Mengapa Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Skola
Fungsi Produk Kerajinan dari Bahan Lunak

Fungsi Produk Kerajinan dari Bahan Lunak

Skola
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.