Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Faktor Abiotik yang Dipengaruhi dan Tidak Dipengaruhi Sinar Matahari

Kompas.com - 10/02/2022, 14:42 WIB
Silmi Nurul Utami

Penulis


KOMPAS.comFaktor abiotik adalah komponen tidak hidup yang menyusun ekosistem. Faktor abiotik yang tidak terpengaruh oleh sinar matahari adalah mineral. Berikut adalah faktor abiotik yang terpengaruh dan tidak terpengaruh sinar matahari!

Faktor abiotik yang tidak terpengaruh oleh sinar matahari

Mineral

Semua makhluk hidup memerlukan mineral untuk bertahan hidup. Mineral adalah faktor abiotik yang tidak terpengaruh oleh sinar matahari. Adanya sinar matahari atau tidak, tidak akan mengubah keberadaan dari mineral dalam suatu ekosistem.

Mineral yang paling banyak terdapat di alam adalah kalsium, alumunium, besi, magnesium, sodium, potasium, nitrogen, dan juga silikon.

Baca juga: Komponen dan Fungsi Abiotik

Faktor abiotik yang terpengaruh sinar matahari

Intensitas cahaya

Intensitas cahaya adalah faktor abiotik yang sangat bergantung pada sinar matahari.

Tumbuhan dan organisme autotrof yang merupakan produsen dalam rantai makanan, memerlukan cahaya untuk berfotosintesis. Intensitas cahaya yang diberikan matahari di bumi selalu sama, namun tidak merata.

Dilansir dari NASA Earth Observatory, pada siang hari hanya titik yang berada tepat di bawah Matahari yang menerima sinar matahari dengan intensitas penuh. Sedangkan di tempat lainnya di bumi intensitas cahaya dari matahari tidak merata.

Intensitas cahaya matahari yang sampai di permukaan bumi berbeda-bedaearthobservatory.nasa.gov Intensitas cahaya matahari yang sampai di permukaan bumi berbeda-beda
Kelembapan

Kelembapan adalah faktor abiotik yang terpengaruh sinar matahari. Air yang menguap karena panas matahari akan berubah menjadi uap air. Uap air kemudian naik ke atmosfer dan menaikkan kelembabannya.

Daerah yang terkena intensitas sinar matahari tinggi, mengalami lebih banyak penguapan air. Sehingga, daerah tersebut cenderung lebih lembah daripada daerah dengan intensitas sinar matahari rendah.

Baca juga: Gejala Alam Biotik dan Abiotik

Air

Air adalah faktor abiotik yang sangat dibutuhkan oleh semua makhluk hidup. Air terpengaruh oleh keberadaan matahari, hal tersebut karena siklus air bumi sangat bergantung pada penguapan yang terjadi karena panas matahari.

pH

Kadar asam-basa atau pH juga merupakan faktor abiotik yang terpengaruh oleh sinar matahari.

Dilansir dari National Geographic, pH pada air berubah karena kadar karbon dioksida di dalamnya. Makin panas sinar mataharinya, maka akan makin sedikit kadar karbon dioksida terlarutnya.

Kadar karbon dioksida yang sedikit akan menyebabkan menurunnya pembentukan asam karbonat. Sehingga, pH air akan naik dan lebih bersifat basa.

Baca juga: Pengertian pH dan Cara Menghitungnya

Temperatur

Temperatur adalah faktor abiotik yang sangat terpengaruh oleh sinar matahari. Daerah yang terkena intensitas sinar matahari penuh memiliki suhu yang lebih tinggi daripada daerah yang terkena intensitas sinar matahari rendah.

Jenis tanah

Tanah merupakan faktor abiotik yang juga dipengaruhi oleh matahari secara tidak langsung. Jenis tanah bergantung pada beberapa faktor, misalnya faktor geografis dan jenis batuan induk yang tidak terpengaruh oleh keberadaan sinar matahari.

Namun, proses pembentukan tanah bergantung pada iklim, pH, dan aktivitas makhluk hidup yang dipengaruhi oleh keberadaan sinar matahari.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com