Kompas.com - 27/01/2022, 11:00 WIB
Ilustrasi komunikasi antarbudaya Freepik.com/FreepikIlustrasi komunikasi antarbudaya

KOMPAS.comKomunikasi antarbudaya mengacu pada proses komunikasi antarindividu dari dua latar belakang budaya berbeda.

Dalam praktiknya, komunikasi antarbudaya memberi pengaruh positif di masyarakat. Salah satunya mempermudah proses sosialisasi serta meminimalisir terjadinya kesalahpahaman.

Sering kali komunikasi antarbudaya disamakan dengan komunikasi lintas budaya. Padahal keduanya punya pemaknaan berbeda.

Komunikasi lintas budaya merujuk pada proses komunikasi bersifat komparatif. Sementara komunikasi antarbudaya lebih mengarah pada proses komunikasi antaranggota komunitas budaya yang berbeda.

Pengertian komunikasi antarbudaya

Menurut I Made Marthana Yusa, dkk dalam buku Komunikasi Antarbudaya (2021), komunikasi antarbudaya adalah proses pembagian informasi, gagasan, atau perasaan di antara mereka yang memiliki latar belakang budaya berbeda.

Proses pembagian itu bisa dilakukan secara verbal (melalui kata-kata dan bahasa, baik lisan atau tertulis) dan nonverbal (lewat gerak-gerik tubuh, raut wajah, serta gaya penampilan).

Baca juga: Perbedaan Komunikasi Lintas Budaya dan Komunikasi Antarbudaya

Dikutip dari buku Komunikasi Antarbudaya: Panduan Komunikasi Efektif Antarmanusia Berbeda Budaya (2021) karya Ade Tuti Turistiati dan Pundra Rengga Andhita, Larry
Samovar dan Richard Porter menyatakan bahwa komunikasi antarbudaya terjadi saat anggota dari satu budaya memberi pesan kepada anggota dari budaya lain.

Lebih tepatnya, komunikasi antarbudaya melibatkan interaksi antarindividu yang memiliki persepsi budaya dan perbedaan sistem simbol.

6 asumsi dasar komunikasi antarbudaya

Asumsi dasar komunikasi antarbudaya adalah:

Komunikasi antarbudaya dimulai dengan anggapan dasar bahwa ada perbedaan persepsi antara komunikator dan komunikan

Asumsi ini menjelaskan bahwa perbedaan persepsi dalam komunikasi antarbudaya merupakan pembeda terhadap norma maupun pola pikir budaya yang ada dalam sebuah sistem budaya.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.