Kompas.com - 26/01/2022, 10:00 WIB
Ilustrasi brand loyalty. Brand loyalty adalah ukuran keterkaitan konsumen terhadap suatu merek. Freepik.com/PikisuperstarIlustrasi brand loyalty. Brand loyalty adalah ukuran keterkaitan konsumen terhadap suatu merek.

KOMPAS.comBrand loyalty adalah ukuran kesetiaan konsumen pada suatu merek. Brand loyalty (loyalitas merek) merupakan inti dari gagasan brand equity atau ekuitas merek.

Dalam ekuitas merek, brand loyalty adalah ukuran keterkaitan konsumen terhadap sebuah brand. Jika loyalitas mereknya meningkat, kerentanan kelompok konsumen dari serangan kompetitor bisa diminimalisir atau dikurangi.

Apa itu brand loyalty?

Pengertian brand loyalty

Syafrida Hafni Sahir, dkk dalam buku Dasar-dasar Pemasaran (2021) mendefinisikan brand loyalty (loyalitas merek) sebagai ukuran kedekatan atau keterkaitan konsumen pada suatu merek.

Sederhananya, loyalitas merek menggambarkan kemungkinan konsumen untuk beralih ke merek lain atau tidak. Khususnya saat merek tersebut mengalami perubahan, seperti kenaikan harga atau perubahan lainnya.

Umumnya, konsumen yang loyal terhadap merek itu akan melanjutkan penggunaan merek walaupun dihadapkan dengan banyak alternatif merek produk pesaing yang lebih unggul.

Baca juga: Brand Equity sebagai Nilai Tambah Merek Produk

Menurut Freddy Rangkuti dalam buku The Power of Brands: Teknik Mengelola Brand Equity dan Strategi Pengembangan Merek (2008), loyalitas merek mewakili suatu aset strategis yang jika dikelola dengan baik akan mampu memberi nilai bagi perusahaan.

Nilai tersebut, yakni pengurangan biaya pemasaran, peningkatan perdagangan, bisa mengikat konsumen baru, serta cepat dalam merespons produk perusahaan.

Indikator loyalitas konsumen terhadap merek

Sebagaimana mengutip buku Brand Marketing (2021) karya Debi Eka Putri, dkk, Nancy Giddens menjabarkan enam indikator loyalitas konsumen pada merek, sebagai berikut:

  1. Punya komitmen pada merek.
  2. Berani membayar lebih suatu merek dibanding merek lainnya.
  3. Mengajak orang lain ikut membeli.
  4. Jika melakukan pembelian ulang terhadap produk, tidak akan melakukan pertimbangan.
  5. Selalu mengikuti pemberitaan yang berkaitan dengan merek tersebut.
  6. Konsumen bisa menjadi juru bicara merek tersebut, dan hal itu merupakan promosi gratis.

Sementara itu, menurut Jill Griffin, indikator loyalitas konsumen terhadap merek adalah:

  1. Melakukan pembelian ulang.
  2. Menunjukkan kekebalan terhadap daya tarik pesaing atau kompetitor merek produk tersebut.
  3. Mereferensikan merek produk kepada konsumen.
  4. Membicarakan hal positif mengenai merek produk kepada orang lain.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.