Kompas.com - 13/01/2022, 08:33 WIB


KOMPAS.com – Dalam penggunaan Bahasa Indonesia, kita kerap kali menggunakan berbagai kata. Kata daripada adalah salah satu yang sering digunakan. Namun manakah penulisan yang benar, dari pada atau daripada?

Daripada adalah gabungan dua kata predikat, yaitu kata dari dan kata pada. Dalam bahasa Indonesia, daripada tergolong ke dalam gabungan kata.

Lalu, apakah kata daripada harus ditulis serangkai atau berpisah? Untuk mengetahuinya kita harus melihat aturan penulisan kata gabungan.

Baca juga: Bekerjasama atau Bekerja sama?

Aturan penulisan kata gabungan

Berikut adalah lima aturan penulisan kata gabungan menurut Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (2016)!

Aturan pertama

Unsur gabungan kata yang lazim disebut kata majemuk, termasuk istilah khusus, ditulis terpisah. Contohnya orang tua, kereta api, duta besar, persegi panjang, cendera mata, dan angkatan bersenjata.

Aturan kedua

Gabungan kata yang dapat menimbulkan salah pengertian ditulis dengan membubuhkan tanda hubung (-) di antara unsur-unsurnya. Contohnya ibu-bapak kami, dua-sendi, dan anak-istri pejabat.

Baca juga: Gabungan Kata: Pengertian, Unsur, Jenis, dan Contoh Kalimatnya

Aturan ketiga

Gabungan kata yang penulisannya terpisah tetap ditulis terpisah jika mendapat awalan atau akhiran baru. Contohnya bertepuk tangan, garis bawahi, dan bertanggung jawab.

Aturan keempat

Gabungan kata yang mendapat awalan dan akhiran seligus ditulis serangkai. Misalnya menggarisbawahi, disebarluaskan, dan mempertanggungjawakan.

Aturan kelima

Gabungan kata yang sudah padu ditulis serangkai. Contohnya acapkali, matahari, olahraga, perilaku, kacamata, dukacita, dan saputangan.

Baca juga: Kata yang Penulisannya Digabung

Penulisan daripada yang benar

Lalu termasuk ke dalam aturan manakah penulisan kata daripada? Daripada termasuk ke dalam aturan yang terakhir, yaitu gabungan kata yang sudah padu. Sehingga, kata daripada harus ditulis serangkai dan tidak boleh dipisah.

Disebut gabungan kata yang padu, karena kata daripada memberikan makna khusus yang padu. Dilansir dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), daripada memiliki arti kata depan untuk menandai perbandingan.

Jika daripada ditulis secara terpisah, maka akan terjadi perbedaan makna dan kekeliruan dalam penggunannya. Jadi, yang penulisan yang benar adalah daripada, bukannya dari pada. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber KBBI
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.