Kompas.com - 30/11/2021, 13:00 WIB
Ilustrasi pengertian sifat termometrik zat KOMPAS.com/Gischa PrameswariIlustrasi pengertian sifat termometrik zat

KOMPAS.com – Setiap zat yang berada di alam semetasa memiliki sifat-sifat yang berbeda sesuai dengan keadaan fisik dan kimianya.

Sifat suatu zat dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satu sifat yang dipengaruhi faktor luar adalah sifat termometrik zat.

Menurut Benzhan W. Maniar dan Hermin Budiningarti dalam jurnal Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Berbasis Laboratorium untuk meningkatkan kemampuan berpikir Kritis Siswa pada Materi Suhu dan Kalor Kelas X di SMA Muhammadiyah 1 (2016) sifat termometrik zat adalah sifat fisis yang berubah jika ada perubahan suhu.

Contoh sifat termometrik zat

Maka, sifat termometrik zat adalah sifat zat yang bisa berubah karena pengaruh kenaikan atau penurunan suhu. Contoh sifat termometrik zat adalah fasa zat, panjang, volume, tekanan, dan resistensi. Berikut penjelasannya: 

Fasa zat

Fasa zat merupakan sifat fisik yang bergantung pada suhu. Misalnya es beku pada suhu dingin, menjadi air pada suhu ruang, dan menjadi uap pada suhu tinggi. Sifat termometrik pada fasa zat dapat terjadi secara endotermik dan eksotermik.

Baca juga: Zat yang Terkandung Dalam Tembakau

Mengutip dari Chemistry LibreTexts, jika suhu suatu zat naik seperti pada proses peleburan, penguapan, dan sublimasi disebut dengan proses endotermik. Adapun jika suhu suatu zat turun seperti pembekuan dan kondensasi maka disebut dengan proses eksotermik.

Manfaat sifat termometrik pada fasa zat adalah memungkinkan kita untuk membuat zat dalam berbagai bentuk, baik pada, cair, maupun gas untuk berbagai kebutuhan.

Volume zat

Volume merupakan sifat termometrik zat. Dilansir dari Sciencing , suhu rendah menyebabkan gerakan bergerak berkurang dan memiliki energi internal yang lebih sedikit. Saat gerakan molekul lebih sedikit, volume benda cenderung mengempis.

Adapun jika suhu naik, maka gerakan molekul meningkat menyebabkan molekul bertabrakan satu sama lain. Tabrakan tersebut mengakibatkan eskpansi volume. Artinya, kenaikan suhu menambah volume suatu zat.

Contoh manfaat sifat termometrik pada volume zat membantu perkiraan penambahan volume kaca agar kita bisa memberikan ruang kaca untuk memuai. Sehingga, pemuaian kaca akibat panas matahari tidak dapat membuat kaca pecah.

Baca juga: Sediaan Larutan: Pengertian, Jenis, dan Zat Tambahannya

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.