Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Formulasi Bahasa Proposal

Kompas.com - 29/11/2021, 15:00 WIB
Vanya Karunia Mulia Putri ,
Serafica Gischa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Formulasi bahasa proposal berbeda dengan laporan penelitian. Karena pada laporan penelitian, permasalahan yang diangkat telah diteliti. Sedangkan proposal masih berbentuk perencanaan.

Menurut Iwan Hermawan dalam buku Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, dan Mixed Methode (2019), kata proposal berasal dari bahasa Inggris, to propose, berarti mengajukan.

Proposal adalah rencana desain penelitian atau kegiatan yang dilakukan secara sistematis dan terperinci. Proposal bentuknya masih perencanaan atau sebuah rancangan.

Formulasi bahasa proposal

Berikut penjelasan mengenai formulasi bahasa proposal, yaitu: 

Teks proposal mengandung makna keakanan

Ciri utama formulasi bahasa proposal adalah menggunakan kata ‘akan’ atau mengandung makna keakanan dalam penyusunan teksnya.

Baca juga: Contoh Perkenalan Diri Menggunakan Bahasa Inggris

Mengapa teks proposal mengandung makna keakanan? Karena proposal masih bersifat perencanaan atau perancangan sebuah kegiatan atau penelitian. Perencanaan berarti suatu hal yang belum dilakukan dan masih direncanakan.

Oleh karena itu, teks proposal mengandung makna keakanan atau memakai kata ‘akan’ dalam pembuatannya.

Aspek kebahasaan dalam teks proposal

Dikutip dari buku Bahasa Indonesia Akademik (2020) karya Moh. Siddik dan kawan-kawan, formulasi bahasa proposal harus memunculkan kesan bahwa hipotesis yang dipakai akan terbukti benar setelah dilakukannya penelitian.

Artinya bahasa yang digunakan dalam proposal harus mampu menghadirkan kesan bahwa hipotesis yang diajukan oleh peneliti akan terbukti benar setelah penelitian dilakukan.

Baca juga: Menulis Teks Persuasi: Struktur, Kaidah Kebahasaan, Langkah, dan Contohnya

Dalam buku Menulis Proposal Penelitian dengan Mind Map untuk Mahasiswa dan Umum (2019) karya Doni Samaya dan Edi Supriyadi, penyusunan teks proposal harus memperhatikan aspek kebahasaan, yakni:

  1. Bahasa dalam proposal harus akurat
    Artinya penyusunan kata dan kalimat, serta penggunaan bahasa dalam penyusunan proposal harus sesuai fakta (akurat) atau tidak boleh mengada-ada.
  2. Bahasa dalam proposal tidak boleh ambigu
    Artinya bahasa yang digunakan tidak boleh menimbulkan keraguan dan ketidakjelasan.
  3. Bahasa dalam proposal harus menggunakan kalimat efektif
    Artinya proposal disusun berdasarkan struktur yang benar, dan sesuai dengan situasi yang menyertainya.
  4. Menggunakan alasan dan tujuan yang logis
    Artinya alasan dan tujuan yang digunakan dalam proposal harus logis atau masuk akal.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com