Kompas.com - 18/11/2021, 12:00 WIB
Ilustrasi cara agar barang kerajinan disukai pembeli KOMPAS.com/Gischa PrameswariIlustrasi cara agar barang kerajinan disukai pembeli

KOMPAS.com – Di Indonesia banyak perajin yang menghasilkan beragam produk kerajinan tangan. Jika kamu adalah perajin tersebut, apa yang harus kamu lakukan agar barang yang kamu hasilkan disukai oleh pembeli?

Cara agar produk kerajinan disukai pembeli

Berikut adalah hal-hal yang bisa dilakukan agar produk kerajinan tangan lebih disukai pembeli: 

Buat produk kerajinan yang menarik

Agar barang hasil kerajinan disukai pembeli, kamu harus membuat barang yang menarik baik secara tampilan maupun secara kegunaan.

Pembuatan barang kerajinan juga harus diperhatikan kualitasnya agar barang tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Barang kerajinan yang menarik, unik, dan berkualitas tinggi, cenderung lebih disukai oleh pembeli.

Menjual produk dengan harga yang sesuai

Agar barang hasil kerajinan disukai pembeli, kamu harus menjual barang dengan harga yang sesuai. Dilansir dari The Balance Small Business, harga tidak boleh terlalu tinggi namun, harus menutupi biaya bahan dan waktu yang dikeluarkan.

Artinya, produk kerajinan dapat dijual dengan harga yang murah asalkan sudah menutupi biaya produksi, waktu, dan juga keterampilan dalam pembuatannya (mengingat pembuatan barang kerajinan tangan membutuhkan cukup banyak waktu dan keterampilan tangan).

Baca juga: Mengenal Segmenting, Targeting, dan Positioning (STP) dalam Pemasaran

Mebubuhkan cerita dalam penjualan produk

Mengutip dari Entrepreneur, cerita adalah alat paling ampuh untuk penjualan, karena bisa memberikan makna pada produk. Sehingga kamu bisa memberikan cerita pada barang kerajinan yang kamu jual.

Cerita tersebut dapat berupa alasan benda tersebut dibuat ataupun filosofi dari barang kerajinan tersebut. Kebanyakan kerajinan tangan merupakan benda yang unik, memiliki latar belakang yang berbeda, dan juga filosofi yang mendalam.

Misalnya penjualan kerajinan barang bekas yang menceritakan bahwa usaha tersebut dilatar belakangi kekhawatiran akan jumlah sampah di dunia. Atau misalnya kerajinan tangan yang berasal dari suatu budaya dan cerita daerah yang bisa memberikan makna.

Cerita tersebut dapat mengubah persepsi calon pembeli terhadap barang kerajinan yang dijual. Cerita yang baik memberikan makna yang mendalam, sehingga calon pembeli tertarik untuk membeli barang kerajinan tersebut.

Baca juga: Persamaan dan Perbedaan Pemasaran Luring dan Bisnis Online

Melakukan pemasaran

Hal selanjutnya yang bisa dilakukan agar barang kerajinan disukai pembeli adalah melakukan pemasaran menggunakan strategi pemasaran. Philip Kotler dalam buku Manajemen Pemasaran (1997), strategi pemasaran adalah suatu rencana yang digunakan untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

Strategi pemasaran dapat membantu perajin untuk menjual barang kerajinannya. Pemasaran dapat dilakukan secara luring (offline) seperti memasang pamflet, iklan, melakukan penjualan langsung, mengikuti pameran, bazzar, dan juga acara-cara lokal.

Untuk mendapatkan jangkauan pembeli yang lebih luas dan beragam, kamu juga bisa memasarkan produk kerajinan melalui internet. Misalnya melalui media pemberitaan digital, situs, toko online, dan juga media sosial.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.