Kompas.com - 13/11/2021, 10:30 WIB

KOMPAS.comKangguru merupakan marsupial endemik benua Australia. Mereka dikenal sering meloncat, berkaki kuat, dan juga membawa anaknya dalam kantong di perut mereka. Namun apakah kangguru hanya bisa meloncat dan tak bisa berjalan kaki? Jawabannya adalah ya.

Berjalan dengan kecepatan 6 kilometer per jam

Kangguru bisa berjalan kaki. Dilansir dari National Geographic, kangguru menghabiskan lebih banyak waktu dengan berjalan tertatih-tatih, membungkuk, dan berjalan dengan kecepatan enam kilometer per jam atau kurang ketika sedang berumput dan bersosialisi.

Artinya kangguru tidak selalu melompat, mereka lebih sering berjalan terutama ketika makan dan bersosialisasi bersama kangguru lainnya.

Namun, cara berjalan kangguru tidaklah seperti manusia. Mengutip dari Philadelphia Zoo, kangguru tidak bisa menggerakkan kaki belakang mereka secara mandiri.

Tidak seperti manusia, kangguru tidak bisa hanya menggerakkan salah satu kakinya. Manusia berjalan dengan menggerakkan salah satu kaki terlebih dahulu, baru menggerakkan satunya lagi (kaki kanan dulu atau kiri dulu).

Kaki kangguru tidak dirancang seperti itu, mereka harus menggerakkan kaki kedua kaki belakangnya secara bersamaan. Sehingga, tidak bisa berjalan seperti manusia.

Baca juga: Bagaimana Kanguru Membersihkan Kantongnya?

Kaki kangguru yang panjang

Kangguru memiliki kaki belakang yang sangat panjang dan juga besar (penuh dengan otot) sehingga membuat mereka tidak terlalu baik dalam berjalan ataupun berlari. Ketika merumput mereka bisa berjalan dengan bantuan kaki depan mereka.

Sehingga kangguru yang berjalan terlihat seperti sedang merangkak dengan perlahan. Kangguru akan mengayunkan kaki belakangnya ke depan, lalu mengayunkan kaki depannya ke belakang. Sementara berjalan seperti itu, ekor mereka akan menjadi penopang tubuh dan penjaga keseimbangan.

Menyadur dari BBC Wildlife Magazine, kaki belakang kangguru mempunyai tendon besar yang elastis, mirip seperti pegas raksasa. Ketika tendon tersebut berkontraksi, kaki kangguru menyimpan sejumlah energi besar untuk meregang dan menghasilkan lompatan.

Cara ini mirip dengan cara kerja pegas dan berbanding terbalik dengan cara manusia melompat yang memerlukan banyak energi.

Sementara kedua kaki belakangnya diangkat ketika berjalan, ekor kangguru akan menahan keseluruhan bobot kangguru.

Baca juga: Tidak Hanya Australia, Indonesia Juga Punya Kanguru

Ekor kangguru sangatlah kuat karena penuh dengan otot. Ekor tersebut jugalah yang mendorong tubuh kangguru ke depan ketika sedang berjalan dan melompat.

Walaupun kangguru bisa berjalan kaki, namun mereka tidak bisa berjalan mundur. Struktur kaki dan ekor mereka yang sangat besar tidak memungkinkan kangguru untuk berjalan atau melompat mundur. Sebagai gantinya, mereka dapat berputar arah ke belakang untuk mundur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.