Kompas.com - 27/10/2021, 08:00 WIB
Ilustrasi asma catinsyrupIlustrasi asma

KOMPAS.comAsma adalah penyakit tidak menular karena penyempitan atau peradangan saluran udara di paru-paru.

Asma merupakan salah satu penyakit kronis yang paling umum diderita oleh anak-anak. Namun, tahukah kamu apa penyebab penyakit asma?

Dilansir dari Healthline, tidak ada penyebab tunggal penyakit asma. Setiap penderita memiliki pemicu asma yang berbeda-beda.

Penyebab penyakit asma

Penyakit asma dapat disebabkan oleh berbagai hal. Tujuh kemungkinan besar yang menyebabkan penyakit asma, yakni:

Riwayat keluarga

Melansir dari American Lung Association, asma cenderung menurun dalam keluarga. Seseorang dengan riwayat keluarga dekat seperti orang tua dan saudara kandung, cenderung memiliki kemungkinan menderita asma juga. Walaupun, belum ditemukan gen spesifik yang menurunkan asma pada manusia.

Baca juga: Cara Pencegahan Penyakit Asma pada Anak

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peristiwa yang memengaruhu perkembangan paru-paru

Dikutip dari who.int, asma dapat disebabkan oleh peristiwa yang memengaruhi perkembangan paru-paru seperti berat badan lahir rendah, prematuritas, paparan asap tembakau dan polusi udara, dan juga infeksi virus pernafasan pada awal pertumbuhan.

Paparan zat di tempat kerja

Menyadur dari The Asthma UK, asma pada orang dewasa dapat disebabkan oleh hal-hal tertentu di tempat kerja. Paparan zat di tempat kerja seperti bahan kimia yang disemprotkan, asap solder, debu kayu, asap las, juga partikel kecil seperti tepung dapat memicu asma.

Aktivitas fisik

Asma juga dapat disebabkan oleh aktivitas fisik yang terlalu berat. Misalnya karena olahraga berlebih juga kerja fisik yang berlebihan.

Obat-obatan tertentu

Asma dapat dipicu oleh konsumsi obat-obatan tertentu terutama jika dikonsumsi ketika dalam masa kandungan dan anak-anak. Contoh obat yang dapat memicu asma adalah antibiotik, aspirin, beta blocker, dan juga ibuprofen.

Infeksi virus

Asma dapat disebabkan oleh infeksi virus. Misalnya flu, pilek, bronkiolitis, dan juga infeksi saluran pernafasan.

Baca juga: 8 Penyakit yang Mengintai Generasi Milenial

Alergi

Asma juga sering disebabkan oleh orang yang alergi dengan alergen (zat penyebab alergi) tertentu. Berdasarkan situs National Heart, Lung, and Blood Institute, sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap alergen dan menciptakan peradangan di saluran pernafasan.

Peradangan menyebabkan pembengkakan dan penyempitan saluran udara, pengencangan otot, juga produksi lebih banyak lendir. Kondisi tersebut seringkali membuat penderita alergi kesulitan untuk bernafas dan menciptakan asma.

Alergen yang dapat menyebabkan asma adalah serbuk sari, tungau debu, bulu hewan, alergen makanan (seperti kacang, telur, dan susu), juga cuaca dingin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.