Kompas.com - 19/10/2021, 13:49 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengunjungi salah satu tenant pameran Beli Kreatif Produk Danau Toba yang juga dihelat di Serpong, Tangerang, Sabtu (20/2/2021) Dokumentasi Humas Kemenko MarvesMenko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengunjungi salah satu tenant pameran Beli Kreatif Produk Danau Toba yang juga dihelat di Serpong, Tangerang, Sabtu (20/2/2021)

KOMPAS.comMencintai produk dalam negeri berarti menggunakan produk yang dihasilkan oleh perusahaan atau kelompok usaha di negaranya sendiri.

Sikap mencintai produk dalam negeri meliputi pemikiran dan perbuatan yang menunjukkan kesetiaan serta kepedulian tinggi terhadap produk yang dihasilkan di dalam negeri.

Menurut Vina Budiarti Mustika Sari dalam jurnal Pengembangan Pembelajaran untuk Menanamkan Cinta Produk dalam Negeri (2018), sikap mencintai produk dalam negeri harus ditanamkan sejak dini karena bisa berdampak besar bagi perekonomian negara.

Penggunaan produk dalam negeri menunjukkan kemampuan serta kemandirian perekonomian bangsa. Dengan begitu, sikap ketergantungan dengan negara lain dapat dikurangi.

Mengutip dari jurnal Mencintai Produk dalam Negri sebagai Bentuk Nasionalisme terhadap Indonesia (2021) karya Indriana Wijayanti, mencintai produk dalam negeri termasuk sikap bela negara atau nasionalisme.

Karena sikap mencintai produk dalam negeri berarti masyarakat bangga dengan apa yang dihasilkan di negaranya sendiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Manfaat Membeli dan Memakai Produk dalam Negeri

Dampak tidak mencintai produk dalam negeri

Arti mencintai produk dalam negeri adalah sikap bangga menggunakan produk yang dihasilkan di negaranya sendiri. Sikap bangga ini bisa ditunjukkan lewat pemikiran serta perbuatan yang memperlihatkan kesetiaan terhadap produk dalam negeri.

Sebaliknya, sikap tidak mencintai produk dalam negeri berarti tidak menggunakan produk yang dihasilkan di negaranya sendiri. Produk yang digunakan biasanya merupakan barang impor atau dari luar negeri.

Berikut beberapa dampak tidak mencintai produk dalam negeri:

  1. Berkurangnya lapangan pekerjaan.
  2. Kegiatan usaha dalam negeri menjadi terganggu atau bisa tergerus oleh barang impor.
  3. Meningkatnya angka pengangguran karena kegiatan usaha lokal tergerus oleh produk luar negeri.
  4. Produk lokal menjadi kurang diminati.
  5. Menurunnya tingkat kesejahteraan masyarakat karena kegiatan produksi dalam negeri terganggu, sehingga banyak masyarakat yang tidak mendapat upah atau gaji.

Baca juga: Peran Listrik di Era Global dan Contoh Produk Globalnya

Dampak positif mencintai produk dalam negeri

Kita harus mencintai produk dalam negeri, karena sikap ini memiliki sejumlah dampak positif, yakni:

  1. Membantu perekonomian suatu negara.
  2. Membantu mengembangkan kelompok usaha lokal.
  3. Membuka lapangan pekerjaan untuk menghasilkan banyak produk lokal.
  4. Membuat produk lokal semakin dikenal.
  5. Menumbuhkan sikap nasionalisme.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.