KOMPAS.com – Indonesia tergabung dalam Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). Negara-negara yang tergabung dalam ASEAN melakukan kerja sama dalam berbagai bidang, termasuk politik. Apa peran indonesia dalam ASEAN di bidang politik?
Indonesia merupakan salah satu negara pendiri ASEAN. ASEAN resmi didirikan sejak ditandatanganinya Deklarasi ASEAN pada tanggal 8 Agustus 1967 oleh lima negara pendiri.
Dilansir dari situs resmi ASEAN, lima menteri luar negeri yang menandatangani adalah Adam Malik dari Indonesia, Narcisco R. Ramos dari Filipina, Tun Abdul Razak dari Malaysia, S. Rajaratnam dari Singapura, dan Thanat Khoman dari Thailand.
Disadur dari Persetujuan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia tenggara (ASEAN) mengenai Ketuanrumahan dan Pemberian Keistimewaan dan Kekebalan kepada Sekretariat ASEAN Pasal 1 butir 16 menyebutkan bahwa:
“Sekretariat" adalah Sekretariat tetap untuk ASEAB yang didirikan berdasarkan Persetujuan mengenai Pendirian Sekretaria ASEAN yang ditandatangani pada 24 Februari 1967. Lokasi Sekretariat adalah di Jalan Sisingamangaraja No. 70A, Kebayoran Baru, Jakarta 1211 sebagaimana ditunjukkan dalam Lampiran 1, yang dapat dipihdahkan ke lokasi lain apa bisa disepakati oleh Para Pihak.
Baca juga: Tujuan dan Bentuk Kerja Sama ASEAN Bidang Ekonomi
Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda menggagas ide pembentukan ASC pada bulan Juni tahun 2003.
Rizal Sukma dalam jurnal The Future of ASEAN: Towards a Security Community (2003) menyebutkan bahwa melalui ASC Indonesia berharap mendapatkan peran strategis sebagai pusat yang strategis di ASEAN dan sentralitas diplomatis di komunitas internasional.
Dari gagasan ASC tersebut, kemudian lahirlah tiga buah pilar komunitas ASEAN yaitu:
Indonesia merupakan negara demokrasi terbesar di ASEAN yang berperan meningkatkan demokrasi antaranggota ASEAN.
Baca juga: Manfaat Kerja Sama Sosial Budaya Bagi Negara Asean
Hal ini dibuktikan dengan peran Indonesia sebagai penengah konflik antara negara di ASEAN yang menjunjung tinggi demokrasi juga penegakan hak asasi manusia.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.