Kompas.com - 08/10/2021, 12:15 WIB
Sejumlah perahu dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diserahkan kepada nelayan Gorontalo oleh Direktur Perikanan Tangkap, Sjarief Widjaja KOMPAS.COM/ROSYID AZHARSejumlah perahu dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diserahkan kepada nelayan Gorontalo oleh Direktur Perikanan Tangkap, Sjarief Widjaja

KOMPAS.com – Ikan dan hewan laut lainnya merupakan sumber pangan manusia yang kaya akan nutrisi. Ikan ditangkap oleh nelayan dari laut.

Ada dua jenis nelayan, yaitu nelayan tradisional dan nelayan modern. Yang membedakan keduanya adalah alat yang digunakan untuk menangkap ikan.

Khoirun Nikmah dalam jurnal Modernisasi Alat Tangkap dan Pengaruhnya terhadap Nelayan teluk Prigi Kab Trenggalek Tahun 1982-2006 (2010) menyebutkan bahwa nelayan modern adalah nelayan yang mengoperasikan alat tangkap purse seine dan gill net.

Sedangkan, nelayan tradisional adalah nelayan yang mengoperasikan pukat pantau atau jaring tarik, dan pancing ulur.

Apa yang digunakan oleh nelayan modern untuk menangkap ikan? Beirkut adalah alat yang digunakan nelayan modern untuk menangkap ikan: 

Baca juga: Cara Nelayan Mencari Ikan Supaya Kelestarian Ekosistem Terjaga

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapal motor

Nelayan modern tidak lagi bergantung pada kayuh maupun angin dalam mencari ikan. Nelayan modern menggunakan perahu dan kapal yang dilengkapi dengan motor. Semakin besar ukuran kapal, maka akan semakin kuat tenaga motor yang diperlukan.

Harpoon

Harpoon adalah alat pancing nelayan modern berupa tombak yang sudah dimodifikasi. Tombak harpoon yang berukuran besar ditembakkan pada target menggunakan alat pelontar.

Harpoon kemudian menancap pada target, tali pada harpoon kemudian ditarik menggunakan mesin kapal. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, harpoon digunakan untuk berburu paus, tuna, ikan todak, dan hewan air besar lainnya.

Radar ikan

Nelayan modern juga menggunakan radar untuk mendeteksi keberadaan ikan di lautan, sehingga mempermudah penangkapan ikan. Radar ikan menggunakan gelombang suara untuk mendeteksi keberadaan ikan di daerah bawah kapal.

Baca juga: Akibat pada Laut jika Semua Nelayan Menggunakan Perahu Besar dan Alat Modern

Purse seine

Pukat cincinfisheries.noaa.gov Pukat cincin

Purse seine atau yang dalam bahasa Indonesia disebut dengan pukat cincin, adalah jaring berukuran besar. Dikutip dari NOAA Fisheries, pukat cincin adalah dinding jaring besar yang dipasang di sekitar area kumpulan ikan dengan panjang sekitar 2000 meter dan lebar 200 meter.

Pukat cincin yaitu alat tangkap ikan yang tidak selektif karena memerangkap semua hewan laut dalam wilayahnya.

Pukat cincin menangkap ikan dalam jumlah besar (biasanya sarden dan tuna), namun dapat turut memerangkap penyu dan juga lumba-lumba ketika pukat ditarik oleh perahu.

Gill net

Gill netfisheries.noaa.gov Gill net

Gill net adalah jaring besar berbentuk persegi panjang yang terbuat dari nilon ataupun multifilamen. Dilansir dari Food and Agriculture Organization of The United Nations, gill net dipasang secara vertikal di kolom air dan memerangkap ikan yang melewatinya.

Celah gill net cukup untuk kepala ikan, namun tidak dengan tubuh mereka. Ketika tubuhnya tidak bisa melewati jaring, ikan akan mundur. Saat itulah, insang ikan akan tersangkut pada gill net. Gill net memerangkap ikan dalam jumlah besar.

Namun sama seperti pukat cincin, gill net tidaklah selektif. Tidak hanya ikan, seringkali penyu, anjing laut, hingga lumba-lumba juga turut terjerat oleh gill net.

Baca juga: Persamaan dan Perbedaan Nelayan Modern dan Tradisional

Pukat harimau

Pukat harimau (trawl) atau yang biasa disebut dengan pukat udang adalah jaring berukuran besar dan berbentuk kerucut. Pukat harimau dijatuhkan ke dasar laut, kapal kemudian akan melaju, dan pukat harimau akan memerangkap semua yang dilewatinya.

Pukat harimau menjaring ikan dalam jumlah besar, namun merusak ekosistem laut dalam prosesnya. Pukat harimau menghancurkan terumbu karang, membunuh ikan-ikan kecil, dan merusak ekosistem yang baru bisa pulih setelah ratusan tahun, sehingga penggunannyapun dilarang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persamaan Serta Perbedaan Antara Lumut dan Tumbuhan Paku

Persamaan Serta Perbedaan Antara Lumut dan Tumbuhan Paku

Skola
Bagaimana Proses Komunikasi Massa?

Bagaimana Proses Komunikasi Massa?

Skola
7 Fungsi Komunikasi Massa

7 Fungsi Komunikasi Massa

Skola
Alasan Dibalik Bentuk Tetesan Air Hujan yang Bulat

Alasan Dibalik Bentuk Tetesan Air Hujan yang Bulat

Skola
Contoh Aplikasi GLB dan GLBB dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh Aplikasi GLB dan GLBB dalam Kehidupan Sehari-hari

Skola
Komunikasi Massa: Pengertian Menurut Para Ahli dan Cirinya

Komunikasi Massa: Pengertian Menurut Para Ahli dan Cirinya

Skola
12 Prinsip Komunikasi

12 Prinsip Komunikasi

Skola
Karakteristik Benua Australia

Karakteristik Benua Australia

Skola
Tujuan-Tujuan Seni Lukis

Tujuan-Tujuan Seni Lukis

Skola
Hasil Pertanian Negara Jerman

Hasil Pertanian Negara Jerman

Skola
Ciri-ciri Tari Kontemporer

Ciri-ciri Tari Kontemporer

Skola
Contoh Soal Barisan Geometri dan Pembahasannya

Contoh Soal Barisan Geometri dan Pembahasannya

Skola
Etika Komunikasi: Pengertian dan Fungsinya

Etika Komunikasi: Pengertian dan Fungsinya

Skola
Apa itu Komunikasi yang Efektif dan Bagaimana Contohnya?

Apa itu Komunikasi yang Efektif dan Bagaimana Contohnya?

Skola
Proses dan Fungsi Komunikasi Menurut Para Ahli

Proses dan Fungsi Komunikasi Menurut Para Ahli

Skola
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.