Kompas.com - 22/09/2021, 19:00 WIB
Ilustrais pasar freepik.com/pikisuperstarIlustrais pasar

KOMPAS.com - Pasar yang sangat bau akan mengganggu kenyamanan pedagang dan pengunjung. Selain mengganggu kenyamanan, kondisi pasar yang bau juga menciptakan lingkungan yang tidak sehat.

Menurut Wahyu Dwi Sutami dalam jurnal Strategi Rasional Pedagang Pasar Tradisional (2012), pasar adalah tempat berkumpulnya penjual dan pembeli, yang kegiatan utamanya berupa transaksi jual beli barang sesuai harga yang disepakati.

Mengapa pasar sangat bau?

Alasan utama mengapa pasar sangat bau adalah karena tumpukan sampah yang tidak dibuang sesuai tempatnya. Contohnya sampah sayuran dan buah yang busuk dibiarkan atau dibuang di tempat yang terbuka.

Dalam jurnal Manajemen Pemerintah dalam Penanganan dan Pengelolaan Sampah (2020) karya Fitri Yanuar, penumpukan sampah di area terbuka menimbulkan bau tidak sedap, terlebih lagi ketika musim hujan tiba. Air hujan dan lumpur yang tercampur dengan sampah akan membuat baunya semakin menyengat.

Bau tidak sedap dari tumpukan sampah itu dikarenakan bahan makanan mentah, mulai dari sayur hingga daging dalam jumlah banyak, yang hanya dibiarkan berkumpul dan menumpuk di satu tempat yang sama.

Baca juga: Pasar: Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri dan Jenisnya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain karena tumpukan sampah, tidak rutin membersihkan lingkungan pasar juga menyebabkan pasar menjadi sangat bau.

Sampah dibiarkan tergeletak, dan tidak ada jadwal rutin kerja bakti membersihkan pasar, dapat memperparah kondisi area sekitarnya.

Bisa disimpulkan ada dua alasan utama mengapa pasar sangat bau, yakni:

  1. Tumpukan sampah
    Sampah dari bahan makanan mentah yang hanya dibiarkan menumpuk, pada akhirnya akan membusuk. Sehingga memunculkan bau tidak sedap.
  2. Jarang membersihkan lingkungan pasar
    Jarang atau tidak pernah membersihkan pasar juga menyebabkan lingkungannya menjadi bau. Hal ini diperparah dengan tumpukan sampah bahan makanan yang membusuk.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.