Kompas.com - 18/09/2021, 15:00 WIB
Ilustrasi manusia kembar freepik.com/ nakaridoreIlustrasi manusia kembar

KOMPAS.com - Ada mitos yang mengatakan jika tiap manusia di bumi setidaknya memiliki satu hingga tujuh kembaran tidak sedarah. Mitos ini berkembang dan banyak dipercaya masyarakat di berbagai belahan dunia.

Bukan suatu hal aneh ketika kita bertemu orang lain yang mirip dengan orang yang kita kenal. Hal ini lumrah terjadi, dan setidaknya hampir pernah dialami. Kita salah mengenali orang asing, hanya karena fisik atau sekilas wajahnya mirip seseorang yang dikenal.

Bisa jadi tiap manusia punya kembaran

Dilansir dari Encyclopedia, sebenarnya fakta asli soal manusia punya tujuh kembaran masih belum bisa dibuktikan. Namun, bisa jadi tiap manusia memang memiliki kembaran atau seseorang yang sangat mirip dengannya.

Susunan genetik yang kurang lebih hampir sama menyebabkan wajah dan penampilan seseorang mirip atau bahkan hampir identik dengan orang lain, walaupun belum pernah saling bertemu.

Diperkirakan masing-masing manusia membagikan setidaknya 99,5 persen gen yang dimiliki dengan tiap manusia lain. Sisanya atau sekitar 0,5 persen gen menyebabkan manusia tampak atau terlihat berbeda satu sama lain.

Baca juga: Benarkah Jakarta akan Tenggelam?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat pembagian dan susunan genetik yang kurang lebih hampir sama, manusia bisa terlihat mirip satu sama lain. Contohnya dari warna rambut, warna mata, bentuk wajah, bentuk hidung, tinggi badan, hingga penampilan.

Ada faktor lain yang memengaruhi

Mengutip dari situs Live Science, hal-hal lain seperti faktor geografis dan kelompok etnis sebenarnya juga bisa menyebabkan manusia terlihat punya kembaran.

Faktor geografis berarti tinggal di suatu kawasan yang sama dalam jangka waktu lama. Sedangkan kelompok etnis artinya sekumpulan orang yang mempunyai ras, etnis, serta budaya yang sama.

Kedua faktor ini juga sangat berpengaruh untuk menciptakan kesan bahwa manusia memiliki kembaran. Sebagai contoh seseorang yang berasal dari kelompok etnis sama dan tinggal di lingkungan geografis yang sama, cenderung mempunyai wajah dan penampilan fisik yang mirip.

Jadi, apa benar manusia punya 7 kembaran?

Barangkali manusia memang mempunyai 7 kembaran tidak sedarah. Atau setidaknya mempunyai orang yang benar-benar mirip dengan dirinya.

Menurut sains hal ini memang sangat mungkin terjadi, karena kemiripan susunan genetik yang dimiliki tiap manusia. Selain itu, faktor lain yang mungkin berpengaruh adalah faktor geografis serta kelompok etnis.

Baca juga: Benarkah Candi Prambanan Dibangun dalam Waktu 1 Malam?

Ketiga faktor inilah yang menyebabkan manusia bisa terlihat mempunyai kembaran, walau pada kenyataannya mereka tidak saling mengenal satu sama lain atau tidak mempunyai ikatan keluarga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kondisi Hutan jika Terjadi Penebangan Terus-menerus

Kondisi Hutan jika Terjadi Penebangan Terus-menerus

Skola
Langkah-Langkah Membuat Poster

Langkah-Langkah Membuat Poster

Skola
Menyampaikan Pendapat Pribadi tentang Buku Sastra

Menyampaikan Pendapat Pribadi tentang Buku Sastra

Skola
Cara Merawat Meja dan Kursi di Rumah

Cara Merawat Meja dan Kursi di Rumah

Skola
Arti Kata Mutasi dan Penyebabnya

Arti Kata Mutasi dan Penyebabnya

Skola
Apakah Kayu dapat Diperbaharui?

Apakah Kayu dapat Diperbaharui?

Skola
Apa Saja yang Dikerjakan Pengrajin Kayu?

Apa Saja yang Dikerjakan Pengrajin Kayu?

Skola
Belajar Pola Bilangan Lewat Loncat Katak

Belajar Pola Bilangan Lewat Loncat Katak

Skola
Sikap Toleransi dalam Keberagaman Bangsa Indonesia

Sikap Toleransi dalam Keberagaman Bangsa Indonesia

Skola
Jenis-jenis Cerita Fiksi

Jenis-jenis Cerita Fiksi

Skola
Divisio Kingdom Plantae: Bryophyta, Pteridophyta, dan Spermatophyta

Divisio Kingdom Plantae: Bryophyta, Pteridophyta, dan Spermatophyta

Skola
Unsur-unsur Puisi dan Memilah Unsur Pembangun Puisi

Unsur-unsur Puisi dan Memilah Unsur Pembangun Puisi

Skola
Percobaan Mengamati Mikroorganisme lewat Mikroskop Smartphone

Percobaan Mengamati Mikroorganisme lewat Mikroskop Smartphone

Skola
Arti Penjara Seumur Hidup

Arti Penjara Seumur Hidup

Skola
Benarkah Asal Kata Administrasi dari Bahasa Latin?

Benarkah Asal Kata Administrasi dari Bahasa Latin?

Skola
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.