Kompas.com - 18/09/2021, 10:16 WIB
Ilustrasi berbicara dengan pohon freepik.com/ jannoon028Ilustrasi berbicara dengan pohon

KOMPAS.comPohon bisa bicara atau berkomunikasi dengan caranya sendiri. Layaknya manusia, pohon mampu berbicara dan memberi sinyal bahaya pada pohon lainnya, serta apa yang menjadi kebutuhannya.

Seorang ahli ekologi bernama Suzanne Simard berhasil menemukan fakta bahwa pohon bisa berbicara. Dalam penelitian tesis doktoral miliknya, Suzanne menjelaskan jika pohon mampu mengkomunikasikan apa yang menjadi kebutuhannya dengan pohon lain.

Melansir dari situs Eco Watch, pohon menggunakan jaringan jamur dalam tanah untuk menginformasikan kebutuhan nutrisi yang diperlukan. Pohon juga memanfaatkan jamur tersebut untuk saling mengirim nutrisi dan membantu pohon lainnya.

Sehingga bisa dikatakan antar satu pohon dengan yang lain tidak ada persaingan berat untuk mendapatkan nutrisi. Sebaliknya, mereka saling membantu satu sama lain dan rela berbagi nutrisi yang dimilikinya.

Baca juga: Tahukah Kamu, Mengapa Black Box Berwarna Oranye?

Pohon bicara dengan berkirim informasi

Dalam situs NPR, dijelaskan jika ketika sedang bicara, pohon sebenarnya saling mengirimkan informasi penting. Contohnya pohon di hutan. Mereka saling berbicara satu sama lain dan membagikan informasi penting untuk kesehatan seluruh hutan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Semua komunikasi ini dilakukan lewat jamur yang tumbuh dalam tanah. Suzanne Simard mengibaratkan jaringan jamur dalam tanah tersebut mirip seperti jaringan saraf pada otak manusia.

Pohon bicara dengan mengirim sinyal atau tanda bahaya

Mengutip dari situs Smithsonian Magazine, pohon juga berbicara untuk mengirimkan sinyal atau tanda bahaya.

Sebagai makhluk hidup, pohon dapat merasakan adanya ancaman, baik untuk lingkungan sekitar ataupun diri mereka sendiri. Contohnya ancaman bahaya kekeringan, hama penyakit, dan serangan serangga.

Saat meneliti pohon beserta jaringan jamur bawah tanah, Suzanne mengamati bagaimana pohon saling mengirimkan sinyal tanda bahaya untuk melindungi pohon lainnya.

Baca juga: Tahukah Kamu, Kereta Maglev Berjalan Menggunakan Gaya Magnet?

Contoh kasusnya ketika Suzanne melihat pohon Cemara Douglas dilukai serangga. Pohon ini mengirimkan sinyal tanda bahaya ke Pinus Ponderosa yang tumbuh di dekatnya. Dalam sekejap, pohon pinus itu langsung menghasilkan enzim untuk melindungi dirinya dari serangga.

Walau tidak memiliki mulut untuk berbicara, nyatanya pohon juga mampu berkomunikasi dengan pohon lainnya. Hal ini membuktikan bahwa memang tiap makhluk hidup dapat berbicara dengan caranya masing-masing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.