Kompas.com - 16/09/2021, 13:00 WIB
Ilustrasi jenis kata tanya dan contohnya KOMPAS.com/Gischa PrameswariIlustrasi jenis kata tanya dan contohnya
Daftar Isi
Buka

    KOMPAS.com – Dalam kehidupan sehar-hari sering terdapat pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Kita kemudian melontarkan pertanyaan tersebut dengan menggunakan kata tanya.

    Menurut Slamet Muljana dalam buku Kaidah Bahasa Indonesia II (1957) kata tanya adalah kata yang digunakan untuk memperoleh penjelasan.

    Tahukah kamu ada berapa jenis kata tanya? Menurut Abdul Chaer dalam buku berjudul Sintaksis Bahasa Indonesia: Pendekatan Proses (2006) kata tanya dalam bahasa Indonesia meliputi bentuk dasar apa, siapa, mengapa, kenapa, bagaimana, berapa, dan mana.

    Berikut penjelasan tujuh jenis kata tanya dan contohnya dalam Bahasa Indonesia:

    • Apa

    Kata apa berfungsi untuk menanyakan sesuai baik benda, pendapat, hewan, maupun tumbuhan, namun tidak dipergunakan untuk menanyakan manusia.

    Sehingga kata tanya yang digunakan untuk menanyakan sesuatu yang berupa perbuatan atau keadaan adalah apa. Kata tanya apa bisa diberikan imbuhan –kah menjadi apakah. Contohnya:

    Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
    Daftarkan email

    1. Apa yang dimaksud kalimat tanya?
    2. Apakah kita bisa hidup di mars?
    3. Apa yang menyebabkan terjadinya revolusi industri?
    4. Apa aku boleh duduk disebalahmu?
    5. Pada malam itu apa yang sedang kamu lakukan?

    Baca juga: Contoh Kalimat Tanya Apa

    • Siapa

    Kata tanya siapa dipergunakan untuk menanyakan berupa manusia maupun Tuhan. Kata tanya siapa juga bisa digunakan dengan imbuhan akhir –kah menjadi bentuk yang lebih halus dan yaitu siapakah. Misalnya:

    1. Siapa yang tidak masuk hari ini?
    2. Siapa penemu arus listrik bolak-balik?
    3. Siapa yang bertanggung jawab atas kekacauan ini?
    4. Siapa penulis cerita Romeo dan Juliet?
    5. Siapakah orang yang kamu tunggu?
    • Kapan

    Kata tanya kapan digunakan untuk menanyakan waktu. Kata tanya kapan bisa diikuti imbuhan –kah, menjadi kapankah yang sifatnya lebih halus dan sopan. Misalnya:

    1. Kapan kamu libur?
    2. Kapan ujian akan dilaksanakan?
    3. Sejak kapan kamu ada di Bandung?
    4. Sampai kapan air bersih akan menjadi masalah di desa kami?
    5. Kapankah rencana pembangunan jalan tersebut akan dilaksanakan?
    • Mengapa dan kenapa

    Kata tanya mengapa dan kenapa dipergunakan untuk menanyakan alasan atas suatu hal. Kata tanya mengapa tidak bisa menggunakan imbuhan –kah.

    Rizki Indra Perdana dalam skripsi Penggunaan Kata Tanya Bahasa Indonesia dalam cerpen di Harian Umum Kompas (2013) menyebutkan bahwa pada dasarnya kata tanya mengapa dan kenapa adalah sama, hanya berlainan dalam hal bentuk dan ragam, juga mengapa dinilai lebih formal dari kenapa. Contohnya:

    1. Kenapa kamu tidak masuk sekolah?
    2. Kenapa harimau makan daging mentah?
    3. Kenapa pemanasan global bisa terjadi?
    4. Mengapa orang-orang itu melakukan demo?
    5. Mengapa amendemen Undang-Undang Dasar dilakukan?

    Baca juga: Contoh Kalimat Tanya Kapan beserta Jawabannya

    • Bagaimana

    Mariam L. M. Pandean dalam jurnal berjudul Kalimat Tanya dalam Bahasa Indonesia (2018) menyatakan bahwa kata tanya bagaimana berfungsi untuk menanyakan keadaan sesuatu, cara sesuatu dilakukan, atau cara suatu peristiwa bisa terjadi. Kata bagaimana bisa diikuti dengan imbuhan –kah agar terdengar lebih halus dan sopan. Contohnya:

    1. Bagaimana upaya pelesatrian hewan?
    2. Bagaimana cara membudidayakan tanaman buah pala?
    3. Bagaimana manusia purba bertahan dari kondisi lingkungan yang ekstrem?
    4. Bagaimana teori Darwin menjelaskan evolusi?
    5. Bagaimana cara diet yang tidak membahayakan tubuh?
    • Berapa

    Kata tanya brapa digunakan untuk menanyakan jumlah benda, hewan, manusia, maupun hal lainnya. Kata tanya berapa bisa diikuti imbuhan –kah untuk membentuk kata yang lebih formal. Misalnya:

    1. Berapa harga baju ini pak?
    2. Berapa lama kamu akan pergi?
    3. Berapa jumlah keuntungan yang didapatkan?
    4. Berapa orang yang ikut karya wisata minggu depan?
    5. Berapa banyak jumlah hyena dalam satu kelompok?

    Baca juga: Contoh Kalimat Tanya Mengapa Beserta Jawabannya

    • Mana

    Kata tanya mana dan manakah digunakan untuk menanyakan pilihan. Namun kata tanya yang disertai dengan preposisi seperti di mana, ke mana, dan dari mana, digunakan untuk menanyakan tempat. Contohnya, seperti:

    1. Yang mana?
    2. Manakah jawaban yang menurutmu benar?
    3. Di mana tempat tinggalmu?
    4. Ke mana ayah pergi?
    5. Dari mana kamu berasal?
    Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.