Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Brainstorming: Pengertian, Tujuan, dan Cara Melakukannya

Kompas.com - 26/08/2021, 14:09 WIB
Vanya Karunia Mulia Putri ,
Serafica Gischa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dalam diskusi, terkadang brainstorming perlu dilakukan. Brainstorming diperlukan untuk mencari upaya penyelesaian suatu masalah. Sehingga hasilnya nanti diharapkan bisa disetujui semua pihak yang terlibat di dalamnya.

Pengertian brainstorming

Menurut Ali Kabul Mahi dan Sri Indra Trigunarso, dalam buku Perencanaan Pembangunan Daerah: Teori dan Aplikasi (2017), brainstorming dapat juga disebut curah pendapat.

Brainstorming adalah kegiatan berkelompok yang mana pesertanya saling berbagai ide mengenai suatu topik atau permasalahan.

Pelaksanaan brainstorming membantu peserta mengekspresikan berbagai ide yang dimilikinya untuk kemudian dicatat. Dikutip dari buku Pengajar Profesional: Teori dan Konsep (2021) karya Anita Purba, dkk, brainstorming membantu anggota kelompok untuk berani menyumbangkan atau menanggapi ide yang ada.

Baca juga: Definisi Akuntansi Manajemen dan Manfaatnya bagi Perusahaan

Adanya kegiatan tersebut dapat membantu penyelesaian masalah. Hasil akhir brainstorming biasanya berbentuk peta gagasan, yang menjadi kesepakatan bersama atau hasil diskusi dalam kelompok.

Tujuan brainstorming

Tujuan pelaksanaan brainstorming adalah mengumpulkan berbagai pendapat, informasi, ataupun pengalaman, untuk kemudian dijadikan peta informasi atau peta gagasan. Selain itu, brainstorming juga dilakukan supaya seseorang berani mengeluarkan ide atau gagasan yang dimilikinya.

Brainstorming juga bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Tentunya dalam melakukan aktivitas ini, peserta atau anggota kelompok diharapkan bisa berdiskusi dan akhirnya menentukan peta gagasan yang disepakati bersama.

Cara melakukan brainstorming

Dalam buku Sukses menjadi Sales Supervisor Hebat (2012) karya Frans M. Royan, disebutkan lima cara mudah melakukan brainstorming. Cara tersebut adalah:

  1. Secara individual, lakukan penggalian ide atau gagasan yang terpikirkan. Tulis semuanya dalam kertas, tanpa terkecuali. Kualitas ide bukanlah hal utama, tapi tekankan pada sejumlah ide yang muncul di pikiran.
  2. Ungkapkan ide tersebut di hadapan teman sekelompok. Usahakan jangan mengkritik ide milik orang lain, namun dengarkan terlebih dahulu semua penjelasan yang berkaitan dengan idenya tersebut.
  3. Kumpulkan semua ide dan catat di kertas. Kemudian kembangkan ide dengan mendengarkan pendapat atau saran dari anggota kelompok lainnya.
  4. Setelah itu tanyakan kepada anggota kelompok, ide apa yang disepakati. Jangan lupa untuk menanyakan alasannya pula.
  5. Buat peta gagasan atau peta informasi dari ide yang telah dikumpulkan dalam kelompok.

Baca juga: Manajemen Strategi: Definisi Para Ahli dan Tugasnya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Jawaban dari Soal 'Jika Diketahui Jari-jari Lingkaran Kecil 4 Cm'

Jawaban dari Soal "Jika Diketahui Jari-jari Lingkaran Kecil 4 Cm"

Skola
Tingkat Tutur Bahasa Jawa: Ragam Ngoko dan Ragam Krama

Tingkat Tutur Bahasa Jawa: Ragam Ngoko dan Ragam Krama

Skola
Makna Simbolik Peralatan Siraman Pengantin Adat Jawa

Makna Simbolik Peralatan Siraman Pengantin Adat Jawa

Skola
Nilai-nilai yang Terkandung dalam Ungkapan Bahasa Jawa

Nilai-nilai yang Terkandung dalam Ungkapan Bahasa Jawa

Skola
Simbol-simbol dalam Gunungan Wayang Kulit Jawa

Simbol-simbol dalam Gunungan Wayang Kulit Jawa

Skola
Apa Itu Kesenian Ludruk?

Apa Itu Kesenian Ludruk?

Skola
Apa itu Jemblung sebagai Drama Rakyat Jawa?

Apa itu Jemblung sebagai Drama Rakyat Jawa?

Skola
Garapan dan Problematika Kethoprak

Garapan dan Problematika Kethoprak

Skola
Mengenal Ragam Pementasan Kethoprak

Mengenal Ragam Pementasan Kethoprak

Skola
Ukara Sesanti Bahasa Jawa

Ukara Sesanti Bahasa Jawa

Skola
Kearifan Lokal Rumah Tradisional Jawa

Kearifan Lokal Rumah Tradisional Jawa

Skola
Aspek Pendidikan dalam Pementasan Drama Jawa

Aspek Pendidikan dalam Pementasan Drama Jawa

Skola
Mencermati Simbol Kehidupan dalam Drama Jawa

Mencermati Simbol Kehidupan dalam Drama Jawa

Skola
Struktur Pertunjukan Ludruk

Struktur Pertunjukan Ludruk

Skola
Mengenal Apa Itu Wayang Wong

Mengenal Apa Itu Wayang Wong

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com