Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 29/11/2022, 14:16 WIB

KOMPAS.com - Dikutip langsung dari Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, berikut definisi hak asasi manusia

“Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, Pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia”

Dikutip dari buku Pendidikan Filsafat Pancasila dan Kewarganegaraan (2019) oleh Gianto mengatakan, ciri-ciri hak asasi manusia adalah bersifat hakiki, tetap, universal, dan tidak dapat dibagi.

Baca juga: Contoh Penegakan HAM di Lingkungan Keluarga

Berikut penjelasannya: 

Artinya hak asasi manusia tidak diberikan oleh seseorang atau sekelompok orang, melainkan sudah ada, diterima, serta melekat pada diri manusia semenjak dilahirkan. Hak asasi manusia selalu dibawa dan dipegang oleh manusia, sehingga tidak bisa direbut atau dihilangkan.

  • Hak asasi manusia bersifat universal

Artinya hak asasi manusia berlaku di mana saja dan untuk seluruh manusia tanpa memandang perbedaan wilayah, suku bangsa, ras, status, gender, agama, dan perbedaan lainnya.

  • Hak asasi manusia bersifat tetap

Artinya hak asasi manusia tidak bisa dicabut oleh siapapun. Hak asasi manusia juga tidak bisa diserahkan, karena selalu melekat pada diri tiap manusia.

  • Hak asasi manusia bersifat tidak dapat dibagi

Cii-ciri HAM yang terakhir adalah HAM tidak dapat dibagi, artinya hak asasi manusia berlaku untuk semua orang dan tidak dapat dipisahkan dari diri orang tersebut.

Selain itu, hak asasi manusia juga tidak dapat dikelompokkan dalam kelompok tertentu berdasarkan golongannya. Karena pada dasarnya hak asasi manusia sama atau setara.

Baca juga: Jenis-jenis Hak Asasi Manusia (HAM)

Dalam buku Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan (PPKn) (2017) karya Ani Sri Rahayu, disebutkan jika hak asasi manusia memiliki dua ciri lainnya, yaitu:

  • Hak asasi manusia tidak dapat diberikan atau diwariskan kepada orang lain, karena sifatnya yang akan selalu melekat pada diri manusia.
  • Hak asasi manusia tidak boleh dilanggar. Artinya hak asasi tersebut tidak boleh dibatasi atau dilanggar oleh seseorang atau pihak lain. Orang akan tetap memiliki hak asasi manusia, meskipun negara tempatnya tinggal tidak membuat hukum perlindungan HAM atau melakukan tindakan pelanggaran HAM.

Contoh hak asasi manusia

Seperti yang telah dijelaskan di atas, hak asasi manusia sifatnya universal, tidak dapat dibagi, hakiki, tetap, serta tidak dapat dilanggar. Berikut empat contoh hak asasi manusia:

  • Hak bebas memeluk agama
    Sama seperti hak lainnya, manusia juga memiliki kebebasan untuk memeluk agama sesuai dengan kepercayaannya masing-masing, tanpa adanya unsur paksaan. Manusia juga mendapat hak yang setara untuk beribadah sesuai dengan kepercayaannya, tanpa adanya unsur paksaan dan atau diskriminasi.
  • Hak hidup
    Tiap manusia berhak berkeluarga, melanjutkan keturunan, dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Hak hidup juga termasuk perlindungan dari segala bentuk tindakan kekerasan, perbudakan, serta diskriminasi.
  • Hak mengeluarkan pendapat
    Manusia juga memiliki kebebasan untuk mengeluarkan pendapatnya. Cara penyampaian pendapat ini harus dilakukan sebaik mungkin dan menaati peraturan yang berlaku. Hak kebebasan berpendapat ini menjadi hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia. Tidak boleh ada pihak yang menghapus atau mengambil hak tersebut.
  • Hak pendidikan
    Setiap anak berhak menempuh pendidikan sesuai dengan jenjangnya. Misalnya mulai dari SD hingga SMA atau SMK. Anak juga berhak memperoleh pendidikan yang layak dan sesuai dengan yang diinginkan tanpa adanya paksaan.

Baca juga: Hak Asasi Manusia (HAM): Pengertian Menurut Ahli dan Ciri-cirinya

Pada dasarnya seluruh hak asasi manusia mengandung sifat universal, tetap, tidak dapat dibagi, hakiki, serta tidak dapat dilanggar.

Selain empat contoh di atas, masih ada bentuk hak asasi manusia lainnya, yakni hak politik, hak mendapatkan pekerjaan, dan lain sebagainya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Macam-macam Alat Ukur Besaran Listrik

Macam-macam Alat Ukur Besaran Listrik

Skola
Perbedaan Sinyal Analog dan Digital

Perbedaan Sinyal Analog dan Digital

Skola
Topologi Bus: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya

Topologi Bus: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya

Skola
Apa itu Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)?

Apa itu Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)?

Skola
8 Macam Ancaman pada Keamanan Informasi Digital

8 Macam Ancaman pada Keamanan Informasi Digital

Skola
Redaksi: Pengertian dan Contoh Kegiatannya

Redaksi: Pengertian dan Contoh Kegiatannya

Skola
5 Jenis Pekerjaan di Bidang Pemasaran

5 Jenis Pekerjaan di Bidang Pemasaran

Skola
Fungsi Pola Lantai Tari Daerah

Fungsi Pola Lantai Tari Daerah

Skola
Tahapan dalam Membuat Teks Laporan Hasil Observasi

Tahapan dalam Membuat Teks Laporan Hasil Observasi

Skola
Kata Kunci: Pengertian dan Ciri-cirinya

Kata Kunci: Pengertian dan Ciri-cirinya

Skola
Dampak Mobilitas Sosial

Dampak Mobilitas Sosial

Skola
Contoh Kalimat Adverb dan Jenis-jenisnya

Contoh Kalimat Adverb dan Jenis-jenisnya

Skola
Apa yang Dimaksud dengan Transformator Ideal?

Apa yang Dimaksud dengan Transformator Ideal?

Skola
Perangkat Lunak: Pengertian dan Komponennya

Perangkat Lunak: Pengertian dan Komponennya

Skola
Apa yang Dimaksud dengan Power-on Self Test (POST)

Apa yang Dimaksud dengan Power-on Self Test (POST)

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+