Kompas.com - 22/07/2021, 13:50 WIB
Peta Kamboja https://www.worldometers.info/Peta Kamboja

KOMPAS.comKamboja merupakan negara penerus Kekaisaran Khmer yang dulunya pernah menguasai seluruh wilayah Semenanjung Indochina di abad ke-11 dan ke-14. Kamboja resmi bergabung menjadi anggota ASEAN pada 30 April 1999.

Lokasi geografis Kamboja berbatasan dengan Thailand di sebelah barat, Laos di sebelah utara, Vietnam di sebelah timur, dan Laut Cina Selatan di bagian selatan. Sedangkan letak astronomis negara ini berada di 10º sampai 15º LU dan 102º sampai 107º BT.

Sistem pemerintahan Kamboja

Mengutip dari jurnal Politik dan Pemerintahan serta Pelaksanaan Pemilihan Umum di Kerajaan Kamboja (2013) karya M. Budiana, Kamboja memiliki sistem pemerintah berbentuk parlementer. Segala bentuk administrasi negara Kamboja dilakukan oleh dewan menteri yang dipimpin Perdana Menteri (PM).

Dewan menteri di Kamboja dibentuk setelah pemilu yang diikuti partai politik. Dalam hal ini, seluruh menteri yang tergabung dalam dewan menteri bertanggung jawab kepada PM dan juga National Assembly atau NA (lembaga utama legistlatif di Kamboja).

Baca juga: Kamboja, Negara Terakhir yang Masuk ASEAN

Menurut Jason Mandryk dalam buku Operation World: Panduan untuk Mendoakan Semua Bangsa di Dunia (2013), Kamboja menganut bentuk negara monarki konstitusional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, pihak kerajaan tidak memberi pengaruh secara langsung dalam kebijakan politiknya. Artinya raja hanya memegang peranan sebagai kepala negara, sedangkan kepala pemerintahan dipegang oleh perdana menteri.

Penduduk di Kamboja

Berdasarkan sensus penduduk pada 2020, jumlah penduduk Kamboja diperkirakan mencapai 16,7 juta.

Dalam kehidupan sehari-harinya, masyarakat Kamboja menggunakan bahasa Khmer sebagai bahasa utamanya saat berkomunikasi. Selain itu, bahasa Prancis dan Inggris juga digunakan namun tidak sesering bahasa Khmer.

Melansir dari buku Sistem Politik Indochina 1945-1990 (2015) karya Muhammad Resky, sekitar 85 persen penduduk Kamboja berasal dari bangsa Khmer. Sisanya berasal dari suku pedalaman, Vietnam, Tionghoa, Cham, dan lainnya.

Sekitar 85 hingga 90 persen masyarakat Kamboja menganut agama Buddha, bahkan agama ini telah menjadi agama nasional sejak abad ke-15. Selain Buddha, masyarakat Kamboja juga ada yang menganut agama Kristen, Islam, dan aliran kepercayaan lainnya.

Baca juga: Sejarah Konflik di Kamboja (1955-1979)

Kamboja diperkirakan memiliki tingkat pertumbuhan penduduk sebesar 1,7 persen tiap tahunnya. 

Mayoritas penduduk Kamboja bekerja di bidang pertanian dan perkebunan. Hasil pertanian paling utama yaitu beras. Selain itu berupa umbi-umbian, jagung, dan tembakau.

Tak hanya sebagao petani, kegiatan ekonomi lain masyarakat Kamboja adalah pertambangan dan perikanan. Hasil pertambangan berupa besi, tembaga, emas, dan permata.


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X