Kompas.com - 14/07/2021, 12:00 WIB
Faktor penyebab munculnya radikalisme. KOMPAS.com/Gischa PrameswariFaktor penyebab munculnya radikalisme.

KOMPAS.comRadikalisme merupakan bentuk paham atau ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. Salah satu ciri utama dari paham ini ialah sering menggunakan kekerasan untuk mencapai apa yang menjadi tujuan atau keinginan kelompoknya.

Menurut Leebarty Taskarina dalam buku Perempuan dan Terorisme: Kisah Perempuan dalam Kejahatan Terorisme (2018), radikalisme terdiri atas dua kata, yakni ‘radikal’ dan ‘isme’. Kata ‘radikal’ bisa dimaknai sebagai ekstrem dan fanatik. Sedangkan kata ‘isme’ merujuk pada suatu paham atau ideologi.

Maka bisa disimpulkan jika radikalisme merupakan doktrin atau praktik yang diterapkan oleh penganut paham radikal atau paham ekstrem. Radikalisme juga bisa diartikan sebagai gerakan yang berusaha mengubah total tatanan sosial yang ada di masyarakat.

Mengutip dari buku Radikalisme dalam Perspektif Analisis Wacana Kritis (2019), radikalisme memiliki beberapa ciri, yaitu penolakan secara terus menerus atau menuntut perubahan secara ekstrem, biasanya menggunakan jalan kekerasan untuk mencapai keinginannya, dan penganutnya memiliki keyakinan kuat jika paham atau anggapan yang berbeda dengannya adalah hal yang salah.

Baca juga: Paham yang Memengaruhi Pergerakan Nasional

Faktor radikalisme

Faktor apa saja yang melatar belakangi munculnya paham radikalisme? Berikut penjelasannya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Faktor pemikiran

Radikalisme dapat muncul dan berkembang karena yakin jika segala sesuatunya harus diubah ke arah yang kelompoknya inginkan, sekalipun harus menggunakan cara kekerasan untuk meraih tujuannya tersebut.

  • Faktor ekonomi

Radikalisme bisa dipengaruhi oleh faktor permasalahan ekonomi. Karena manusia akan berusaha sekeras mungkin untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, termasuk menyebarkan suatu paham atau ideologi dengan cara kekerasan.

  • Faktor politik

Radikalisme bisa muncul dan berkembang ketika sekelompok orang merasa pemerintah negara tidak adil kepada rakyatnya atau hanya mempehatikan segelintir kelompok saja.

  • Faktor sosial

Radikalisme dapat disebarkan dengan memengaruhi pemikiran orang lain. Terlebih lagi jika orang tersebut berpikiran sempit dan mudah percaya kepada pihak yang dianggap membawa perubahan ke dalam hidupnya. Padahal pihak tersebut menyebarkan suatu paham yang bertentangan dengan ideologi negaranya.

Baca juga: Manfaat Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia

  • Faktor psikologis

Radikalisme dapat tumbuh dan berkembang dalam diri seseorang yang memiliki berbagai permasalahan, rasa benci, serta dendam. Sehingga berpotensi menjadi radikalis dan mudah dipengaruhi orang lain.

  • Faktor pendidikan

Radikalisme dapat muncul di berbagai tempat, termasuk sarana pendidikan. Ideologi radikalisme bisa dengan mudah disisipkan dalam pengajaran.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.