Kompas.com - 13/07/2021, 14:42 WIB
Ilustrasi definisi dan komponen nilai menurut Milton Rokeach. KOMPAS.com/Gischa PrameswariIlustrasi definisi dan komponen nilai menurut Milton Rokeach.

KOMPAS.com - Dalam lingkungan masyarakat, nilai menjadi sesuatu yang dianggap baik dan penting.

Nilai juga menjadi tolok ukur penilaian individu, kelompok, organisasi, dan perusahaan. Lebih spesifiknya, nilai sebagai tolok ukur digunakan untuk mengetahui baik buruknya mengenai suatu hal.

Definisi nilai menurut Milton Rokeach

Salah satu penjelasan terkemuka tentang nilai, dijelaskan oleh Milton Rokeach. Menurut Abdul Hadi Hari dalam jurnal Peran Nilai-Nilai Personal (Personal Values) terhadap Sikap Konsumen (2015), Milton Rokeach mendefinisikan nilai sebagai suatu keyakinan yang dijadikan standar untuk mengarahkan perbuatan serta cara pengambilan keputusan terhadap obyek atau situasi yang sifatnya spesifik.

Apabila dibandingkan dengan sikap, nilai memiliki sifat yang lebih khusus. Atau kata lainnya, nilai menjadi bagian dari aspek sikap. Sebagai suatu keyakinan, Milton Rokeach juga menjelaskan jika nilai dapat digunakan untuk mempelajari budaya.

Baca juga: Teori Keadilan Menurut Aristoteles dan Contohnya

Lebih tepatnya, nilai dijadikan standar untuk menentukan apakah seseorang memiliki moral dan kompetensi atau tidak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Konsep paling penting tentang nilai dari Milton Rokeach ialah nilai dalam diri manusia menjadi bagian dari suatu sistem nilai, yang mana disusun berdasarkan prioritas terhadap nilai lainnya. Dalam hal ini, sistem nilai diartikan sebagai motivasi pendorong untuk keyakinan, sikap, dan perilaku individu.

Komponen nilai menurut Milton Rokeach

Dilansir dari situs National Center for Biotechnology Information, Milton Rokeach menjelaskan jika beberapa nilai tertentu ada atau dapat ditemui dalam suatu sistem yang teratur.

Setidaknya, nilai memiliki tiga komponen penting, yakni:

  1. Kognisi atau kognitif
    Artinya nilai meliputi hal apa saja yang diinginkan. Selain itu, komponen kognisi juga menjelaskan mengenai pengetahuan, opini, serta pemikiran individu terkait hal yang diinginkan.
  2. Afektif
    Artinya individu atau sekelompok orang memiliki emosi terhadap hal yang diinginkan. Sehingga komponen afektif lebih menjelaskan tentang perasaan (emosi) individu atau sekelompok orang terkait hal yang diinginkannya.
  3. Tingkah laku
    Artinya nilai menjadi variabel yang sangat berpengaruh pada tingkah laku individu atau sekelompok orang, yang diperlihatkan di depan orang lain.

Baca juga: 10 Pengertian Hukum Menurut Para Ahli


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.