Kompas.com - 05/07/2021, 13:50 WIB
Ilustrasi identifikasi, asesmen, dan intervensi KOMPAS.com/Gischa PrameswariIlustrasi identifikasi, asesmen, dan intervensi

KOMPAS.com - Dalam bidang pendidikan, proses identifikasi, asesmen serta intervensi sangatlah penting. Ketiganya saling berkaitan antar satu sama lain. Ketiga hal ini bisa dipahami sebagai satu rangkaian proses atau tahapan penting dalam dunia pendidikan.

Apa itu identifikasi, asesmen dan intervensi?

Pengertian dan contoh identifikasi

Dalam dunia pendidikan, proses menemukenali peserta didik sebelum yang bersangkutan mengikuti pembelajaran, merupakan pengertian dari identifikasi. Proses ini merupakan tahapan paling awal sebelum melakukan asesmen.

Menurut Irdamurni dalam buku Pendidikan Inklusif: Solusi dalam Mendidik Anak Berkebutuhan Khusus (2020), identifikasi adalah proses pengenalan terhadap kemampuan yang dimiliki anak atau peserta didik, seperti kelebihan atau kelemahannya.

Identifikasi ditujukan untuk mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan peserta didik. Supaya dalam proses pembelajaran, hambatan dapat dicegah atau dikurangi dampaknya.

Baca juga: Perbedaan Kalimat Efektif dan Tidak Efektif

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Identifikasi juga bertujuan untuk mencari tahu bilamana ditemui penyimpangan emosi ataupun fisik.

Contoh identifikasi ialah mengamati dan menanyakan kepada peserta didik tentang mata pelajaran yang dirasa mudah dan sulit baginya. Identifikasi juga bisa berupa proses tanya jawab tentang kesulitan yang pernah dialami dalam proses pendidikan sebelumnya.

Pengertian dan contoh asesmen

Dikutip dari buku Asesmen Pembelajaran Berbasis Komputer dan Android (2020) karya Ambiyar dan Panyahuti, asesmen merupakan proses pencarian dan pengumpulan informasi terkait data, kurikulum, kebijakan dan program pendidikan yang dijalankan.

Informasi ini diperlukan supaya nantinya tenaga pendidik bisa mengambil keputusan yang tepat sesuai dengan hasil asesmen tersebut. Asesmen juga bisa diartikan sebagai langkah-langkah pencarian tentang kemampuan dan hambatan yang dialami oleh peserta didik.

Contoh asesmen: dari mencari tahu data tentang kurikulum dan program pendidikan yang pernah atau sedang dijalankan. Dari proses identifikasi dan asesmen, bisa diketahui metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didiknya.

Pengertian dan contoh intervensi

Intervensi adalah bentuk hambatan yang mungkin dialami peserta didik dalam proses pembelajaran. Hal ini sangat berdampak dalam proses pendidikan, karena bisa menghambat perkembangan serta proses belajar.

Baca juga: Contoh Kalimat Berpelengkap

Intervensi dilakukan setelah asesmen dilakukan. Harapannya setelah mengetahui adanya intervensi atau hambatan, tenaga pendidik bisa mencari dan menerapkan solusi terbaik untuk meminimalisasikan hambatan yang dialami peserta didik.

Contoh intervensi: banyak peserta didik yang memiliki nilai di bawah rata-rata, setelah dicari tahu ternyata intervensi atau hambatan yang dialami oleh mereka berupa kesulitan pemahaman materi sekolah.

Untuk mengatasinya, tenaga didik mencari dan menerapkan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, misalnya dengan mengubah metode pembelajaran agar lebih mudah dipahami.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.