Kompas.com - 21/06/2021, 12:59 WIB
Mengenal kurva isoquant dan isocost KOMPAS.com/Gischa PrameswariMengenal kurva isoquant dan isocost

KOMPAS.comKurva isoquant dan isocost sangat penting dalam ekonomi. Secara garis besarnya, kurva isoquant melambangkan kuantitas produksi, sedangkan isocost memperlihatkan total biaya produksi.

Kedua kurva ini menjadi rujukan penting bagi perusahaan supaya bisa memproduksi hasil output semaksimal mungkin dengan biaya yang telah ditentukan.

Apa yang dimaksud dengan kurva isoquant dan isocost?

Kurva isoquant

Dalam buku Ekonomi Manajerial: Pembuatan Keputusan Bisnis (2011) oleh Vincent Gaspersz, kurva isoquant adalah kurva yang menunjukkan semua input produksi yang mampu menghasilkan kuantitas output yang sama. Iso berarti sama dan quant berarti kuantitas.

Kurva isoquant memiliki artian jika semua faktor produksi yang digunakan secara efektif bisa menghasilkan output yang maksimal. Contoh faktor produksinya adalah modal, tenaga kerja, bahan pembuatan dan lain sebagainya.

Baca juga: Bagaimana Hubungan antara Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengutip dari buku Ekonomi Mikro: Dasar-Dasar Teori (2013) karya Muhammad Khusaini, ciri utama dari kurva isoquant adalah melengkung dari kiri atas ke kanan bawah. Hal ini menunjukkan jika semakin ke atas atau ke kanan garis kurvanya, berarti tingkat output akan semakin tinggi.

Wikipedia/Tsunade Kurva isoquant

Input Y dan X mengacu pada komponen faktor produksi yang digunakan dalam kurva ini. Misalnya input Y adalah mesin dan input X adalah tenaga kerja.

Kurva isocost

Menurut Multifiah dalam buku Teori Ekonomi Mikro (2011), kurva isocost merupakan kurva yang menunjukkan sejumlah kombinasi input yang bisa dibeli dengan harga berlaku, sesuai dengan cost yang tersedia.

Isocost juga bisa disebut garis anggaran belanja yang membatasi perusahaan untuk mengeluarkan biaya berlebih dalam produksi.

Isocost merujuk pada kombinasi faktor produksi yang bisa dibeli oleh perusahaan dengan harga yang sama, apabila diketahui biaya faktor produksi serta pengeluaran lainnya.

Kurva isocost digambar sesuai dengan faktor produksi yang akan dibeli perusahaan. Namun, biasanya garis vertikal dan horizontal dalam kurva ini diisi dengan (K) atau harga kapital serta (L) atau tenaga kerja (labor). Kurva ini digambarkan dengan garis lurus dari kiri atas ke kanan bawah.

Baca juga: Barang Ekonomi: Pengertian dan Contohnya

Kompas.com/VANYA KARUNIA MULIA PUTRI Kurva isocost

Dalam teori ekonomi mikro disebutkan jika kurva isoquant dan isocost saling bersinggungan, maka akan mencapai kondisi atau titik optimal. Artinya suatu perusahaan bisa memperoleh hasil produk yang maksimal, apabila menetapkan biaya tertentu.


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X