Kompas.com - 18/06/2021, 14:29 WIB
Ilustrasi sikap negosiasi freepik.com/pressfotoIlustrasi sikap negosiasi

KOMPAS.comNegosiasi bisa diartikan sebagai upaya membangun relasi antar pihak satu dengan lainnya. Dalam beberapa hal, negosiasi memiliki peranan sangat penting. Contohnya dalam bidang bisnis atau ekonomi.

Menurut Tony Sardjono dalam buku 8 Langkah Sukses Negosiasi (2009), negosiasi berasal dari bahasa Inggris, negotiation, artinya perundingan.

Dalam konteks ekonomi, negosiasi bisa didefinisikan sebagai upaya membangun kerja sama antarberbagai pihak untuk mendatangkan keuntungan bersama.

Sedangkan dalam konteks yang lebih umum, negosiasi berarti upaya membangun kesepahaman yang sama antarberbagai pihak, sebagai langkah untuk menyikapi permasalahan yang ada.

Negosiasi terjadi antar kedua belah pihak, untuk mencapai tujuan bersama atau menyelesaikan permasalahan.

Baca juga: Struktur Teks Negosiasi dan Contohnya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sikap negosiasi

Sikap negosiasi diperlukan supaya alur negosiasi bisa berjalan dengan baik dan sesuai harapan.

Mengutip dari buku Your Words, Your Power (2007) karya Semba Biawan, sikap utama yang patut dimiliki saat bernegosiasi adalah saling memahami dan tidak beradu argumen.

Sang negosiator (orang yang bernegosiasi) harus paham dan mengerti jika negosiasi ini ditujukan untuk mencapai kesepakatan bersama atau menyelesaikan permasalahan. Negosiator juga harus memiliki sikap sabar dan mendengar pendapat pihak lainnya.

Sikap lainnya yang harus dimiliki dalam negosiasi adalah pantang menyerah untuk mengeluarkan pendapatnya. Negosiasi hanya akan berakhir jika kedua belah pihak dapat menyelesaikan permasalahannya atau mendapat keuntungan yang sama rata.

Beberapa sikap lain yang dimiliki saat bernegosiasi, yaitu:

  1. Menggunakan bahasa yang santun
  2. Menghargai mitra bicara
  3. Arah pembicaraan tidak keluar dari pokok pembicaraan
  4. Bersikap sopan

Baca juga: Teks Negosiasi: Tujuan, Fungsi dan Kaidah Kebahasaan

 

Tahapan negosiasi

Negosiasi dilaksanakan melalui beberapa tahapan penting. Berikut penjelasannya yang melansir dari buku Komunikasi Bisnis (Pendekatan Praktis) (2020) karya Sovia Rosalin dan teman-teman:

  1. Tahap persiapan
    Pada tahap ini, negosiator harus mengetahui tujuan negosiasi tersebut. Selain itu, negosiator juga harus menentukan atau memahami argumen yang akan disampaikan dalam negosiasi. Tahap persiapan juga meliputi penentuan tempat dan waktu negosiasi.
  2. Tahap negosiasi
    Pada tahap ini, masing-masing negosiator akan menyampaikan argumen atau pendapatnya. Setelah itu, perundingan atau negosiasi akan dilakukan, hingga mencapai kata sepakat atau permasalahan selesai. Jika pendapat atau argumen negosiator ditolak, tetaplah bersikap baik, sopan dan hargailah kesepakatan atau keputusan yang telah diambil.
  3. Tahap penutupan
    Pada tahap ini, segala hasil negosiasi akan diuraikan kembali agar tidak terjadi kesalahpahaman. Jika negosiasi berhasil dan mencapai kata sepakat, maka antar kedua belah pihak akan membuat dokumen secara tertulis serta ditanda tangani sebagai bukti persetujuan.


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X