Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Karakteristik Bahan Serat dan Kayu

Kompas.com - 11/06/2021, 16:00 WIB
Vanya Karunia Mulia Putri ,
Serafica Gischa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bahan serat dan kayu sering digunakan dalam kehidupan manusia. Keduanya memiliki manfaat besar dalam kehidupan sehari-hari. Sebelum digunakan, kedua jenis bahan ini akan melalui proses pengolahan terlebih dahulu.

Bahan serat

Mengutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bahan serat merupakan bahan utama pembuatan benang. Agar bisa dimanfaatkan dengan baik, bahan serat tersebut akan diproses secara mekanik dan kimiawi.

Secara garis besar, bahan serat dibagi menjadi dua, yakni bahan serat alam dan sintetis. Bahan serat alam berasal dari alam, bisa dari tumbuhan ataupun hewan. Sedangkan serat sintetis dibuat oleh tangan manusia dengan bantuan mesin.

Ada banyak contoh bahan serat alam dan sintetis. Berikut penjelasannya:

Menurut Handika Dany Rahmayanti, dkk dalam jurnal Karakterisasi Sifat Mekanik Benang Wol dan Benang Kasur (2019), serat wol merupakan bahan serat alam yang terbuat dari bulu domba berjenis biri-biri.

Jenis serat ini bercirikan tidak berkilau, agak kuat, keriting, memiliki tingkat elastisitas yang tinggi serta berkualitas baik untuk menahan panas. Namun, sayangnya jenis serat wol mudah kusut dan agak sedikit kaku.

Baca juga: 10 Jenis Bahan Serat Alam dan Contohnya

Kapas menjadi bahan utama dan sangat penting dalam tekstil. Serat kapas berasal dari serat halus dari biji tanaman kapas. Pengolahan serat kapas biasanya dipintal untuk dijadikan benang ataupun ditenun untuk menjadi kain.

Serat kapas mudah menyerap keringan dan cukup kuat bergantung pada kadar selulosanya. Jenis serat ini juga tergolong mudah dibentuk dan tidak begitu kaku.

  • Serat kapuk

Kapuk termasuk bahan serat alam yang diambil dari tanaman Ceiba pentandra. Jenis serat ini sering digunakan untuk pembuatan bahan pakaian, bantal, isolasi suara serta panas dan lain sebagainya. Kapuk memiliki sifat licin, lembut dan tidak elastis karena permukaanya sangat tipis.

  • Serat sutra

Sutra termasuk bahan serat alam yang diambil dari hewan ulat sutra. Jenis serat ini sering ditenun menjadi kain. Sutra yang paling banyak digunakan berasal dari larva ulat sutra murbei (Bombyx mori). 

Bahan sutera memiliki sifat lembut, licin, berkilat kenyal, dan kuat yang biasanya digunakan untuk membuat karya seni. 

Melansir dari situs Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serat sutra memiliki tekstur lembut, mulus dan tidak licin. Agar bisa menghasilkan serat sutra yang bagus, kepompong direbus agar bisa diurai menjadi benang yang tidak akan mudah putus. 

Baca juga: Kemasan Produk Kerajinan Bahan Serat

  • Serat rayon viskosa

Dalam buku Composites Manufacturing and Testing (2017) karya Kadek Rihendra Dantes dan Gede Aprianto, rayon viskosa merupakan serat selulosa dari alam yang molekulnya disusun kembali, sehingga susunannya sama dengan serat selulosa lainnya. Bahan rayon ini sering digunakan dalam pembuatan tekstil.

  • Serat poliamida atau nylon

Serat nylon dihasilkan dari olahan berbagai bahan sehingga menghasilkan garam nylon. Garam inilah yang digunakan untuk membentuk filamen nylon. Jenis serat ini mudah terbakar dan memiliki bau yang khas.

  • Serat polyester

Serat ini terbuat dari asam tereftalat serta etilena glikol. Kedua asam ini diolah di tempat hampa udara dengan suhu tinggi agar menjadi larutan. Setelah itu, larutan inilah yang akan dibentuk menjadi filamen polyester. Jenis serat ini juga tergolong mudah terbakar.

Bahan kayu

Serat kayu termasuk serat alam yang diambil dari jenis kayu tertentu. Jenis serat ini banyak diolah menjadi bahan kerajinan, namun tidak sedikit pula bahan kayu diolah menjadi kain ataupun menjadi bahan utama pembuatan kertas.

Secara garis besar, bahan kayu cukup kuat dan bisa menampung beban. Selain itu, bahan kayu juga cukup mudah dibentuk dan teksturnya agak keras. Untuk mengambil seratnya, kayu pilihan harus diolah secara mekanik dan kimiawi agar menghasilkan serat berkualitas baik.

Baca juga: Proses Produksi Kerajinan Bahan Serat

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Apa Itu Komunikasi Bencana?

Apa Itu Komunikasi Bencana?

Skola
Pengertian Pasar Global dan Ciri-cirinya

Pengertian Pasar Global dan Ciri-cirinya

Skola
Instrumen Perlindungan Hak Asasi PBB

Instrumen Perlindungan Hak Asasi PBB

Skola
Ciri-ciri Teks Argumentasi, Apa Saja?

Ciri-ciri Teks Argumentasi, Apa Saja?

Skola
Mengenal Cerita Fiksi dan Nonfiksi

Mengenal Cerita Fiksi dan Nonfiksi

Skola
Kalimat Majemuk Setara: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Kalimat Majemuk Setara: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Skola
Bedanya Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif

Bedanya Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif

Skola
Peribahasa: Pengertian, Ciri-ciri, Fungsi, dan Contohnya

Peribahasa: Pengertian, Ciri-ciri, Fungsi, dan Contohnya

Skola
Mengenal 3 Struktur Teks Deskripsi

Mengenal 3 Struktur Teks Deskripsi

Skola
Rumus Luas Jajaran Genjang beserta Contoh Soal dan Jawabannya

Rumus Luas Jajaran Genjang beserta Contoh Soal dan Jawabannya

Skola
Jawaban dari Soal 'Luas Alas Suatu Kubus 25 Cm^2'

Jawaban dari Soal "Luas Alas Suatu Kubus 25 Cm^2"

Skola
Apa Itu Komunikasi CSR?

Apa Itu Komunikasi CSR?

Skola
Bagaimana Cara Memahami Isi Teks Nonfiksi?

Bagaimana Cara Memahami Isi Teks Nonfiksi?

Skola
Jaringan Nirkabel (Wireless): Pengertian dan Fungsinya

Jaringan Nirkabel (Wireless): Pengertian dan Fungsinya

Skola
Contoh Fenomena Antroposfer, Apa Saja?

Contoh Fenomena Antroposfer, Apa Saja?

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com