Kompas.com - 05/06/2021, 13:57 WIB
Ilustrasi makan freepik.com/nakaridoreIlustrasi makan

KOMPAS.com - Bukan suatu hal yang baru, jika orang Indonesia kebanyakan jauh lebih suka makan nasi atau makanan apa pun pakai tangan. Karena setiap individu memiliki caranya sendiri untuk menyantap makanan.

Walau begitu, makan pakai tangan tetap menjadi pilihan favorit bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Tahukah kamu mengapa orang Indonesia suka makan pakai tangan?

Rasanya lebih enak dan lezat

Alasan utamanya karena makanan akan terasa jauh lebih nikmat dan lezat, apabila dimakan langsung pakai tangan.

Melansir dari situs Daily Mail, para ilmuwan menjelaskan saat kita menyentuh makanan menggunakan tangan, hal ini bisa meningkatkan persepsi sensorik otak.

Bahkan sebelum makanan tersebut masuk ke dalam mulut, sentuhan tangan saja sudah membuat otak memiliki persepsi jika makanan akan terasa jauh lebih enak jika dimakan pakai tangan. Persepsi rasa enak dan lezat akan bertambah saat makanan sudah masuk ke dalam mulut.

Baca juga: Fakta Unik Tentang Patung Liberty

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Warisan turun temurun

Menurut Serli Wijaya dalam jurnal Indonesian Food Culture Mapping: A Strarter Contribution to Promote Indonesian Culinary Tourism (2019), masyarakat di beberapa daerah di Indonesia, seperti Pulau Jawa sering menggunakan tangan kanan untuk menyantap makanan. Kebiasaan ini sudah dianggap wajar dan lumrah ditemui di berbagai warung makan.

Selain terasa lebih nikmat atau lezat, ternyata makan pakai tangan sudah menjadi salah satu kebiasaan yang diwariskan secara turun temurun sejak dahulu.

Seperti yang telah disebutkan di atas, kebiasaan menyantap makanan seperti ini sudah menjadi suatu hal yang wajar atau lumrah di beberapa daerah.

Salah satunya tradisi muluk atau sebutan ‘makan pakai tangan’ dalam kebudayaan Jawa. Dalam jurnal Potret Aktivitas Makan dalam Leksikon Jawa dan Nilai Filosofi (2019) karya M. Suryadi, disebutkan jika muluk memilik konsep memakan makanan dengan menyatukan kelima jari tangan.

Muluk memiliki dua nilai filosofis, yakni mengambil makanan secukupnya dan menghargai apa yang sudah diambil dan diangkat ke atas sebagai bentuk ucapan syukur.

Maka tidak mengherankan jika tradisi makan pakai tangan, masih sering ditemui bahkan hingga saat ini hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Islandia, Negara Tanpa Nyamuk


Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X