Kompas.com - 05/06/2021, 12:46 WIB
Ibu kota Islandia, Reykjavik. ShutterstockIbu kota Islandia, Reykjavik.

KOMPAS.com - Nyamuk merupakan binatang paling mematikan di dunia. Mereka membunuh sekitar 1 juta orang setiap tahunnya dengan menularkan penyakit seperti demam berdarah, malaria, dan zika.

Jenis nyamuk yang tidak menularkan penyakit berbahaya juga seringkali membuat manusia kesal karna rasa gatal akibat gigitannya.

Nyamuk hampir dapat ditemui di banyak negara. Tahukah kamu jika ada satu negara yang bersih dari nyamuk? Negara tersebut adalah Islandia. 

Dilansir dari The New York Times, kamu hanya bisa menemukan nyamuk di Islandia dalam kondisi sudah diawetkan dalam botol alkohol di Institute of Natural History.

Nyamuk tersebut adalah nyamuk yang ditangkap oleh Tuan Gisalon pada tahun 1980-an di dalam pesawat terbang dari Greenland yang ia tumpangi menuju Islandia.

Baca juga: Shoebill Stork, Burung Purba yang Masih Hidup Hingga Sekarang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengapa tidak ada nyamuk di Islandia?

Ada suatu teori yang menjelaskan mengapa Islandia tidak memiliki satupun spesies nyamuk. Seorang ahli entimologi bernama Erling Laffson pada The Icelandic National Broadcasting Service (RUV) menyebutkan bahwa iklim laut membuat komposisi kimia air dan tanah tidak memungkinkan untuk ditinggali nyamuk.

Hal ini berarti Islandia tidak terisolasi dari nyamuk, nyamuk bisa masuk ke Islandia baik dibawa melalui pesawat maupun mobil. Namun nyamuk yang datang ke Islandia tidak bisa bertahan hidup, kemudian mati.

Selain karena iklim lautnya, ada teori juga yang mengemukakan bahwa tidak adanya nyamuk di Islandia disebabkan oleh iklim dingin yang tidak teratur dan bervariasi. Di mana penurunan suhu dan kenaikan suhu tiba-tiba terjadi.

Dilansir dari Iceland Magazine, perubahan iklim Islandia terjadi begitu cepat sehingga jika nyamuk masih berada dalam kondisi pupa dan suhu tiba-tiba turun, maka pupa (telur nyamuk) tidak akan matang dan mati.

Baca juga: Hewan-Hewan Berwarna Pink

Nyamuk tidak bisa menyelesaikan siklus hidupnya karena iklim yang tiba-tiba menjadi dingin ataupun menjadi panas. Hal tersebut membuat nyamuk tidak bisa berkembang di Islandia.

Selama iklim Islandia yang bervariatif bertahan, maka Islandia akan tetap terbebas dari nyamuk. Dilansir dari World Atlas, jika pemanasan global terus terjadi dan suhu Islandia naik, maka ada kemungkinan nyamuk bisa bertahan hidup dan mulai membuat koloninya di Islandia.


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X