Kompas.com - 17/05/2021, 15:35 WIB
Golok Sulangkar Ciomas kebudayaan.kemdikbud.go.idGolok Sulangkar Ciomas

KOMPAS.com - Banten merupakan salah satu provinsi Indonesia yang dahulunya diduduki oleh Kesultanan Islam Banten yang makmur pada masanya.

Dalam kesultanan Banten terdapat dua golongan terpandang selain keluarga kerajaan dan bangsawan, yaitu para Kyai dan Jawara. Kyai adalah para alim ulama agama Islam yang dihormati oleh Sultan Banten.

Aru Karomah dalam jurnal berjudul Jawara dan Bdaya Kekerasan pada Masyarakat Banten (2008), menyebutkan bahwa Jawara adalah juara atau pemenang dalam dunia persilatan yang ditakuti oleh kawan maupun lawan.

Kearifan budaya tersebut membuat Banten memiliki senjata tradidionalnya sendiri yaitu congkrang, parang, dan golok. Penjelasannya yaitu: 

  • Congkrang

Congkrang atau arit adalah senjata tradisional Banten yang berbentuk seperti bulan sabit. Congkrang terbuat dari besi yang ditempa menjadi melengkung, piph, dan tajam dengan gagang yang terbuat dari kayu.

Baca juga: Daftar Senjata Tradisional di Indonesia

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Congkrang biasanya digunakan untuk kegiatan sehari-hari para petani Banten seperti memotong rumput dan tumbuhan lain.

  • Parang

Mifath Andriansyah dan teman-teman dalam jurnal Aplikasi Warisan Budaya Senjata Tradisional Provisi Banten Berbasis Augmented Reality pada Smartphone Android (2018), menyebutkan bahwa parang adalah senjata tradisional Banten yang digunakan untuk melindungi diri dan juga kebutuhan hidup sehari-hari.

Parang berbentuk panjang dan tajam, biasa digunakan untuk memotong bambu dan juga kayu.

  • Golok

Golok adalah senjata tradisional Banten yang berbentuk pisau besi besar, berat, panjang, dan tajam. Golok memiliki gagang dan juga sarung yang terbuat dari kayu serta dihiasi oleh berbegai macam ukiran.

Golok digunakan oleh para jawara Banten untuk mengusir penjahah. Golok tidak hanya perkakas dalam kehidupan sehari-hari, melainkan simbol keberanian dan ilmu kanuragan pada masa kejayaan Kerajaan Banten. Sehingga golok selalu disampirkan di pinggang para jawara banten pada masa itu.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X