Kompas.com - 16/05/2021, 12:00 WIB
Pyrosoma atlanticum wikipedia.org/Show_ryuPyrosoma atlanticum

KOMPAS.com - Suatu ketika ada fenomena aliran laut hangat dalam jumlah besar yang mengalir dari Alaska hingga Meksiko.

Hal tersebut menaikkan suhu air laut sepanjang garis pantai tropis dan subtropis, memunculkan berbagai dampak. Salah satunya adalah kemunculan makhluk aneh yang memenuhi pesisir pantai bernama Pyrosome.

Dilansir dari Science & Memory Oregon University, Pyrosome adalah tunikata yang menyerupai mentimun jelly tembus cahaya yang mengalir bersama arus air hangat di sepanjang lepas pantai tropis.

Pantai akan terlihat dipenuhi oleh pyrosome ini. Bahkan jika menyelam ke dalam air akan terlihat pyrosome raksasa yang mencapai panjang 18 meter.

Baca juga: 5 Tempat di Dunia yang Jarang Tersentuh Sinar Matahari

Tapi makhluk tersebut bukanlah pyrosome raksasa melainkan individu pyrosome yang membentuk koloni, saling menempel membentuk makhluk yang lebih besar, terkadang berbentuk seperti selongsong raksasa yang bisa dilewati oleh penyelam.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tabung sepanjang 26 kaki (8 meter) ini bukanlah satu makhluk, melainkan koloni makhluk kecil yang disebut tunicates.livescience.com/Copyright Steve Hathaway/Caters News Agency Tabung sepanjang 26 kaki (8 meter) ini bukanlah satu makhluk, melainkan koloni makhluk kecil yang disebut tunicates.
Dilansir dari Oceana, individu dalam koloni berkembang biak dengan cara kloning sehingga saat pyrosome raksasa terluka atau terpecah, bagian tubuh tersebut akan kembali utuh.

Tubuh sebesar 18 meter tersebut mengambang dalam air laut dan bergerak serupa penghidap debu yang terbuat dari jelly empuk.

Dilansir dari Encyclopedia of Life, air laut akan disedot oleh setiap individu dalam koloni melalui siphon oral dengan memukul silia di sepenjang tubuhnya. Hal ini menciptakan aliran air yang disebut dengan arus makan.

Sehingga air laut akan tertarik dan Pyrosome akan memakan fitoplankton seperti halnya filter air. Arus makan tersebut tidak hanya mekanisme untuk makan namun membantu pyrosome untuk mengambang dengan anggun dan elegan di laut.

Baca juga: Mata Uang Tertua di Dunia

Mereka tidak pernah berhenti bergerak, akan selalu mengambang dengan kecepatan yang stabil. Nama Pryrosome berasal dari bahasa Yunani “Pyro” yang berarti api dan “soma” yang berarti tubuh, sehingga Pyrosome berarti tubuh api.

Hal ini merujuk pada Pyrosome yang bersifat bioluminescence atau dapat bersinar. Menurut American Museum of Natural History, Pyrosome dapat menghasilkan cahayanya sendiri karena hasil evolusi yang merubah gennya sepanjang pohon kehidupan.

Tubuh unik yang besar, mengambang, bercahaya, empuk, lembut, indah namun aneh, dan muncul entah dari mana secara tiba-tiba membuat para ahli biologi kelautan merasa heran. Sehingga Pyrosome dijuluki sebagai unicorn laut akan sifatnya yang mustahil tersebut.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X