Kompas.com - 12/05/2021, 12:57 WIB
Harimau bali dalam pertunjukkan sirkus Ringling Bros, diambil sebelum tahun 1915 wikipedia.org/Hary AtwellHarimau bali dalam pertunjukkan sirkus Ringling Bros, diambil sebelum tahun 1915

KOMPAS.com - Jika mendengar tentang Bali, apa yang terpikirkan dikepalamu? Mungkin yang terpikir adalah pulau eksotis dengan lanskap indah berupa pantai juga alam yang asri dan kaya kebudayaan.

Tetapi tahukah kamu Bali juga mempunyai hewan khasnya sendiri? Salah satunya adalah Harimau Bali.

Harimau adalah hewan karnivora anggota keluarga felidae (kucing, puma, macan, jaguar, lynx, singa, dan cheetah) yang paling besar.

Dilansir dari Bali Safari Park, Indonesia memiliki tiga subspecies yaitu Harimau Bali (Panthera tigris balica), Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica), dan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumtrae).

Harimau Bali dan Harimau Jawa memiliki kesamaan anatomi yang sangat mirip. Keduanya juga memiliki kemiripan lain, yaitu sama-sama telah dinyatakan punah.

Baca juga: Apakah Bangsa Viking Nyata?

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada teori yang menyatakan bahwa Harimau Bali adalah Harimau Jawa yang berenang menyebrangi Selat Bali untuk mencari habitat baru. Hal ini didasari dengan fakta bahwa harimau adalah hewan yang menyukai air dan pandai berenang.

Namun ada juga teori yang mengatakan bahwa Harimau Bali adalah Harimau Jawa yang terpisah pada saat pembentukan Selat Bali sekitar 10.000 tahun yang lalu. Selat tersebut memisahkan Pulau Jawa dan Pulau Bali sejauh 2,4 kilometer.

Harimau yang tertinggal harus menyesuaikan diri dengan kondisi geografis Pulau Bali yang kecil, yaitu sekitar 5.780 kilometer persegi. Sehingga Harimau Bali beradaptasi menjadi subspesies harimau terkecil di dunia.

Dilansir dari Endangered List, Harimau Bali jantan memiliki berat 200 pon dengan panjang 7 kaki, sedangkan harimau betinanya memiliki berat 150 pon dengan panjang kurang dari 7 kaki.

Harimau Bali memiliki merupakan predator buas yang memburu kerbau, rusa, babi, monyet, unggas, dan kambing sebagai mangsa.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

10 Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

Skola
Peran Tumbuhan dalam Pemanasan Global

Peran Tumbuhan dalam Pemanasan Global

Skola
Apa Itu Bioremediasi?

Apa Itu Bioremediasi?

Skola
Mengenal Reduce, Reuse, Recycle, dan Manfaatnya

Mengenal Reduce, Reuse, Recycle, dan Manfaatnya

Skola
Seni Abstrak: Pengertian, Sejarah, Ciri dan Contoh Karyanya

Seni Abstrak: Pengertian, Sejarah, Ciri dan Contoh Karyanya

Skola
Bagaimana Hubungan antara Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi?

Bagaimana Hubungan antara Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi?

Skola
Sikap Negosiasi dan Tahapannya

Sikap Negosiasi dan Tahapannya

Skola
Fungsi Permintaan dan Penawaran

Fungsi Permintaan dan Penawaran

Skola
Mengenal Bahasa Daerah Provinsi Riau

Mengenal Bahasa Daerah Provinsi Riau

Skola
Massa Jenis: Pengertian, Rumus, dan Satuannya

Massa Jenis: Pengertian, Rumus, dan Satuannya

Skola
Pariwisata: Pengertian Para Ahli dan Indikator

Pariwisata: Pengertian Para Ahli dan Indikator

Skola
Cara Menyusun Neraca Pegawai

Cara Menyusun Neraca Pegawai

Skola
Ruang Lingkup Pemasaran

Ruang Lingkup Pemasaran

Skola
Apa itu Carding?

Apa itu Carding?

Skola
Arsip: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Kegunaannya

Arsip: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Kegunaannya

Skola
komentar
Close Ads X