Kompas.com - 07/05/2021, 16:05 WIB
Para murid Saung Angklung Udjo yang sedang mendemonstrasikan heleran atau arak-arakan kepada para wisatawan, Bandung, Kamis (16/1/2020). kompas.com / Nabilla RamadhianPara murid Saung Angklung Udjo yang sedang mendemonstrasikan heleran atau arak-arakan kepada para wisatawan, Bandung, Kamis (16/1/2020).

KOMPAS.com - Jawa Barat adalah provinsi Indonesia yang menjadi rumah bagi Suku Sunda beserta segala kebudayaannya.

Kebudayaan Suku Sunda mencakup budaya, adat istiadat, kebiasaan, dan kesenian baik tarian juga alat musiknya. Jawa Barat memiliki banyak alat musik daerah, beberapa diantaranya adalah angklung, kecapi, calung, dan karinding. Berikut penjelasannya:

  • Angklung

Angklung adalah alat musik tradisional Jawa Barat yang sangat terkenal hingga ke mancanegara. Angklung terbuat dari tabung bambu yang dirangkai.

Dilansir dari Intangible Heritage Cultural UNESCO, tabung bambu tersebut dipangkas dengan hati-hati oleh pengrajin ahli untuk menghasilkan nada tertentu saat rangka bambu diguncang atau diketuk.

Baca juga: Keunikan Alat Musik Dogdog, Gendang Khas Banten

Satu buah angklung bisa terdiri daru dua hingga empat potong bambu dan menghasilkan satu akor nada. Sehingga angklung harus dimainkan oleh beberapa orang untuk menghasilkan nada yang indah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain menghasilkan musik yang indah, angklung juga memunculkan rasa kekeluargaan dan kekompakan pada orang yang memainkannya.

  • Calung

Calung merupakan alat musik tradisional Jawa Barat yang diyakini adalah cikal bakal lahirnya angklung.

Calung terbuat dari bambu, biasanya berupa bambu hitam yang dikenal akan ketahanannya. Bilah-bilah bamboo akan disusun sesuai dengan panjangnya dan akan menghasilkan nada berurutan dari tinggi ke rendah.

Calung sering disebut sebagai warisan agraris karena pada dulunya dimainkan para petani untuk melepas penat setelah meladang.

Baca juga: Alat Musik Trompet Reog Khas Jawa Timur

Calung dimainkan dengan cara dipukul oleh pemukul kayu. Ada dua jenis calung tradisional, yaitu:

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

10 Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

Skola
Peran Tumbuhan dalam Pemanasan Global

Peran Tumbuhan dalam Pemanasan Global

Skola
Apa Itu Bioremediasi?

Apa Itu Bioremediasi?

Skola
Mengenal Reduce, Reuse, Recycle, dan Manfaatnya

Mengenal Reduce, Reuse, Recycle, dan Manfaatnya

Skola
Seni Abstrak: Pengertian, Sejarah, Ciri dan Contoh Karyanya

Seni Abstrak: Pengertian, Sejarah, Ciri dan Contoh Karyanya

Skola
Bagaimana Hubungan antara Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi?

Bagaimana Hubungan antara Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi?

Skola
Sikap Negosiasi dan Tahapannya

Sikap Negosiasi dan Tahapannya

Skola
Fungsi Permintaan dan Penawaran

Fungsi Permintaan dan Penawaran

Skola
Mengenal Bahasa Daerah Provinsi Riau

Mengenal Bahasa Daerah Provinsi Riau

Skola
Massa Jenis: Pengertian, Rumus, dan Satuannya

Massa Jenis: Pengertian, Rumus, dan Satuannya

Skola
Pariwisata: Pengertian Para Ahli dan Indikator

Pariwisata: Pengertian Para Ahli dan Indikator

Skola
Cara Menyusun Neraca Pegawai

Cara Menyusun Neraca Pegawai

Skola
Ruang Lingkup Pemasaran

Ruang Lingkup Pemasaran

Skola
Apa itu Carding?

Apa itu Carding?

Skola
Arsip: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Kegunaannya

Arsip: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Kegunaannya

Skola
komentar
Close Ads X