Kompas.com - Diperbarui 21/04/2022, 17:06 WIB

KOMPAS.comSerat alam berasal dari bahan alam yang bisa dimanfaatkan dan diolah. Serat alam bersifat alami dan tidak mengandung bahan kimia.

Umumnya serat alam bisa diolah dan dimanfaatkan untuk membuat kerajinan. Dalam pengambilan dan pemanfaatan serat alam tidak menggunakan bahan kimia. Sehingga keasliannya tetap terjaga dengan baik.

Mengutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serat alam dapat dibuat dari bahan tanaman atau hewan yang berupa bahan organik atau mudah terurai di tanah dan berasal dari alam.

Agar serat alam bisa awet atau tahan lama, dibutuhkan zat pengawet. Biasanya zat yang digunakan untuk mengawetkan serat alam adalah natrium benzoat (biasanya dimanfaatkan untuk mengawetkan makanan atau minuman).

Setidaknya ada 10 jenis bahan serat alam yang bisa dimanfaatkan dan diolah. Apa sajakah itu?

  • Serat kapas

Serat ini diambil dari rambut biji tanaman jenis Gossypium. Warna kapas tidak sepenuhnya putih, tetapi ada campuran sedikit warna coklatnya. Untuk tingkat kekuatan serat kapas sangat bergantung pada jumlah selulosanya.

Serat kapas bisa diolah menjadi banyak hal, seperti untuk pembuatan benang, kain, perban, atau untuk campuran bahan kerajinan lainnya.

Baca juga: Jenis-Jenis Kain Tenun

  • Serat kapuk

Serat ini diambil dari tanaman kapuk yang biasanya tumbuh di daerah tropis. Serat kapuk sangat lembut dan tidak begitu elastis karena cenderung tipis. Serat kapuk bisa diolah menjadi bahan isian bantal, guling atau boneka, dan lain sebagainya.

  • Serat rami

Serat ini diambil dari batang tanaman Bochmenrianivea. Serat rami warnanya sangatlah putih, berkilau dan tidak berubah warna. Serat rami juga tidak mudah mengkerut serta tahan dari bakteri atau jamur. Biasanya serat rami digunakan untuk pembuatan kanvas, jala ataupun tali temali. 

  • Serat pelepah pisang

Serat ini diambil dari pelepah daun pisang. Karakteristik serat pelepah pisang ialah kering dan agak kuat. Biasanya serat ini bentuknya memanjang dan warnanya cenderung kecoklatan. Namun, untuk teksturnya agak sedikit kasar.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persediaan: Pengertian, Jenis, dan Biayanya

Persediaan: Pengertian, Jenis, dan Biayanya

Skola
Upaya Menjaga Nilai Luhur Pancasila

Upaya Menjaga Nilai Luhur Pancasila

Skola
Pengertian Masyarakat Madani dan Contohnya

Pengertian Masyarakat Madani dan Contohnya

Skola
4 Faktor Eksternal Terjadinya Pelanggaran HAM

4 Faktor Eksternal Terjadinya Pelanggaran HAM

Skola
Struktur Teks Eksplanasi Beserta Penjelasannya

Struktur Teks Eksplanasi Beserta Penjelasannya

Skola
Konjungsi Antarparagraf: Pengertian dan Contoh Kalimatnya

Konjungsi Antarparagraf: Pengertian dan Contoh Kalimatnya

Skola
6 Unsur Pembentuk Cuaca

6 Unsur Pembentuk Cuaca

Skola
Email: Pengertian dan Fungsinya

Email: Pengertian dan Fungsinya

Skola
Mengapa Bahan Bakar Fosil Sulit dihentikan?

Mengapa Bahan Bakar Fosil Sulit dihentikan?

Skola
Definisi Sekolah Penggerak dan Bentuk Intervensinya

Definisi Sekolah Penggerak dan Bentuk Intervensinya

Skola
Pengertian Information Privacy dan Perlindungan Data Pribadi

Pengertian Information Privacy dan Perlindungan Data Pribadi

Skola
Jenis-jenis Inflasi 

Jenis-jenis Inflasi 

Skola
Mengenal Hewan Vertebrata dan Avertebrata

Mengenal Hewan Vertebrata dan Avertebrata

Skola
Bentuk-Bentuk Operasi Hitung Pecahan

Bentuk-Bentuk Operasi Hitung Pecahan

Skola
Internet of Things (IoT) : Manfaat dan Penerapannya

Internet of Things (IoT) : Manfaat dan Penerapannya

Skola
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.